Persik Kediri mengakhiri musim 2025/2026 di peringkat ke-12 dengan mengemas 39 poin. Arthur Irawan selaku Chief Operating Officer (COO) klub merasa lelah dan kecewa atas capaian ini dan menuntut seluruh bagian tim untuk berkinerja lebih baik musim depan.
Selama musim ini, performa klub berjuluk Macan Putih itu tampil inkonsisten sepanjang kompetisi. Hasil impresif dan buruk hadir bergiliran. 11 kemenangan, 6 imbang, 17 kekalahan serta 42 gol dan 61 kemasukan menjadi perolehan Macan Putih musim ini.
Kiprah Persik Kediri musim ini yang gagal beranjak dari papan tengah menuai ketidakpuasan dari Arthur Irawan selaku COO klub. Ia mengaku kecewa atas hasil yang diperoleh kesebelasan kebanggaan masyarakat Kediri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya pastinya kita sangat kecewa. Setiap Persik Kediri main itu kita pasti mencoba menang. Karena mengapa? Itu menyangkut harga diri kita sebagai representasi masyarakat Kediri," tutur Arthur Irawan kepada detikJatim.
Arthur menekankan bahwa papan tengah bukanlah posisi yang ia mau. Namun, hasil yang kurang impresif ini tak mau terus disesalinya. Ia ingin fokus menatap musim depan.
"Intinya dengan hasil ini kita sangat kecewa. Bukan yang kita mau, pastinya. Tapi ya, saya tidak mau menoleh ke belakang lagi," ujarnya menambahkan.
Sosok yang pernah berseragam timnas tersebut mengatakan bahwa urgensi utama Persik saat ini adalah melakukan evaluasi guna mempersiapkan kompetisi mendatang. Ia menuntut tim ini berkinerja lebih baik dari segala aspek.
"Yang paling penting, evaluasi untuk musim depan. Musim depan kita harus lebih bagus lagi pastinya. Persiapan dari sisi manajemen maupun tim pelatih dan teknis wajib lebih bagus lagi karena saya capek main di papan tengah atau bawah terus," pungkasnya.
(auh/abq)
