Kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 telah usai. Kini satu per satu pemain asing Persebaya mulai mengumumkan perpisahan selepas kompetisi karena kontrak tak diperpanjang lagi.
Diawali dari Bruno Paraiba, striker asal Brasil ini mengumumkan lewat unggahan akun Instastory. Kepergian Paraiba sangat disayangkan oleh Bonek, pendukung Persebaya.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya. Terima kasih atas kasih sayng dan dukungan selama 5 bulan terakhir ini," kata Paraiba di akun @brunoparaiba9 yang dilihat detikJatim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paraiba sebenarnya masih ingin memperkuat Persebaya. Namun cedera yang menghantuinya membuat manajemen dan pemain 31 tahun itu harus mengambil keputusan pahit itu.
Paraiba lantas membeberkan harus berat hati berpisah dengan Persebaya. Cedera menjadi salah satu alasannya, terutama saat awal-awal ia bergabung dengan Persebaya. Saat itu ia harus menepi selama 2 bulan karena cedera.
"Sayangnya, saya mengalami cedera pada bulan Januari yang membuat saya harus absen dari lapangan selama hampir 2 bulan. Namun, dalam masa sulit itu saya tetap bekerja keras dan menunjukkan dedikasi saya kepada klub setiap hari," jelas Paraiba.
Meski mengaku masih ingin bertahan, mantan pemain Cheonan K League 2 itu harus menerima keputusan dari manajemen dan pelatih. Paraiba sendiri mengaku terkesan dengan Persebaya dan mendoakan terbaik untuk Tim Bajul Ijo.
"Dalam sepak bola, tidak semua keputusan ada di tangan kita. Setelah berbicara dengan pelatih dan manajemen, diputuskan bahwa klub tidak melanjutkan kerja sama dengan saya, terutama karena situasi cedera yang saya alami. Meski begitu, saya tetap bersyukur atas semua pengalaman yang saya dapatkan di sini dan saya mendoakan yang terbaik untuk semua orang yang menjadi bagian dari klub ini. Terima kasih Persebaya Waaanii," tandas Paraiba.
Selama bergabung bersama Persebaya, penampilan pemain 31 tahun terbilang sangat impresif. Tercatat, selama 5 bulan bermain bersama Persebaya, ia mampu mengemas 5 gol dan 2 assist dalam 11 laga yang dijalani baik sebagai starter dan dari bangku cadangan.
Setelah Paraiba, Gustavo Fernandes kemudian menyusul. Sama, bek tengah asal Brasil itu mengumumkan berpisah dengan Persebaya melalui unggahan instastory.
Berbeda dengan Paraiba, Gustavo tak menjelaskan alasan di balik perpisahannya. Namun ia hanya mengungkapkan terima kasihnya kepada seluruh tim dan akan membawa kenangannya meskipun singkat.
"Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua staf, pelatih, dan para pemain atas 6 bulan yang telah kita lalui bersama. Baik di saat senang maupun sulit, saya akan selalu membawa massa ini dalam hidup saya selamanya," demikian kata Gustavo yang diunggah di akun Instagramnya @_guufernandes99 seperti dikutip detikJatim.
Tak lupa ia juga menyampaikan kepada suporter atas dukungannya. Di akhir kalimatnya, ia menyelipkan salam satu nyali yang menjadi ciri khas Bonek.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh fans Persebaya atas dukungan dan kasih sayang selama 6 bulan ini. Kalian luar biasa dan pantas mendapatkan yang terbaik. Terima kasih untuk semuanya!! WANII," tandas Gustavo.
Selama membela Persebaya, pemain asal Brasil itu telah bermain sebanyak 11 kali. Di laga pamungkas liga melawan Persik, ia menciptakan sebiji gol debutnya sekaligus terakhirnya.
Perpisahan para pemain asing Persebaya ini bukan tak mungkin akan terus bertambah, tak hanya itu sejumlah pemain lokal juga telah dirumorkan akan hengkang selepas musim ini. Menarik untuk ditunggu siapa saja yang akan pergi dan datang berikutnya.
(irb/abq)
