Setelah 33 pekan yang penuh lika-liku, Arema FC berhasrat mengakhiri musim dengan menumbangkan PSIM Yogyakarta. Ketidakpuasan terhadap posisi klasemen memantik hasrat sang pelatih, Marcos Santos untuk mempersembahkan hasil maksimal di laga terakhir.
Duel Arema FC menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan penutup Super League 2025/2026 akan tersaji di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Marcos Santos menyadari betul betapa beratnya beban yang ia emban sebagai pelatih klub sebesar Singo Edan. Ia merasa tidak puas dengan posisi timnya yang bertengger di peringkat ke-10 dengan 45 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru taktik berkebangsaan Brasil tersebut berambisi penuh menumbangkan PSIM. Kemenangan atas Laskar Mataram dapat menjadi semacam kompensasi atas hasil yang tak terlalu impresif sepanjang musim ini.
"Tekanan dan tuntutan itu normal untuk tim besar, tetapi kami sangat senang bisa mengakhiri musim ini. Tentu saja kami tidak puas dengan posisi di klasemen. Kami ingin memberikan hasil yang lebih baik pada laga terakhir ini," tutur Marcos Santos dalam jumpa pers jelang laga.
Meskipun Arema selama musim ini senantiasa berjibaku di papan tengah, Marcos menilainya sebagai pencapaian yang cukup bagus. Menurutnya, berbagai persoalan membuat timnya kewalahan sepanjang kompetisi.
Diketahui, Singo Edan musim ini sering ditimpa badai cedera sejak awal hingga akhir gelaran.
Baca juga: Link Live Streaming PSBS Biak vs Arema FC |
"Namun saya percaya bahwa musim adalah pencapaian yang cukup baik, melihat berbagai masalah yang dialami Arema sepanjang tahun ini," ujarnya menambahkan.
Sang lawan bukanlah tim yang mudah untuk dihadapi. Pada pertemuan di putaran pertama, Arema hanya mampu bermain imbang di markas PSIM. Selain itu, Laskar Mataram kini datang ke Kanjuruhan dengan modal dua kemenangan beruntun.
Kesulitan tersebut diakui oleh Marcos Santos. Untuk meladeni perlawanan PSIM, ia menguatkan mental pemainnya dan mengingatkan bahwa Arema perlu menang demi akhir musim yang mengesankan.
"Pertandingan ini sulit. Saya ingin mental pemain lebih kuat karena ini laga terakhir dan kami harus menang untuk mengangkat posisi klasemen," tandasnya.
(auh/abq)
