Persik Bekuk Arema 3-2, Marcos Reina: Ini Standar Bermain Kami

Super League

Persik Bekuk Arema 3-2, Marcos Reina: Ini Standar Bermain Kami

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Minggu, 03 Mei 2026 21:30 WIB
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina (Foto: Dimas Linang Jati/detikJatim)
Gresik -

Persik Kediri berhasil menumbangkan Arema FC dengan skor 3-2 pada pekan ke-31 Super League 2025/2026. Pelatih Persik, Marcos Reina sangat senang dengan kinerja pemainnya yang solid dalam menyerang dan bertahan.

Ia menyatakan bahwa ini menjadi standar permainan Persik Kediri.

Laga Persik vs Arema tersaji di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Minggu (3/5/2026). Tiga gol Macan Putih hadir lewat kaki Ernesto Gomez (brace) dan Telmo Castanheira.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan ini menjadi kompensasi Persik Kediri atas kekalahan dari Arema pada putaran pertama. Ia menyebut bahwa tiga poin yang diperoleh sepenuhnya dipersembahkan pada para pendukung.

"Ini tiga poin yang kami inginkan. Kami mempersembahkan tiga poin ini untuk Kediri, dan mereka pasti sangat bahagia malam ini," tutur Marcos Reina seusai laga.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan penuturan pelatih asal Spanyol tersebut, permainan Persik pada laga ini sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan. Hal tersebut tercermin sebagaimana yang ditampilkan Persik pada babak pertama.

Pada momen tersebut, penggawa Persik sangat solid menopang pertahanan dan efektif menyusun serangan. Dalam setiap perebutan bola, anak asuh Marcos Reina hampir selalu unggul jumlah pemain.

"Saya pikir kami melakukan pekerjaan yang sangat bagus di babak pertama. Kami tampil luar biasa. Kami mempersiapkan pertandingan dengan baik dan melakukan penyesuaian dengan tepat selama babak pertama," ujarnya.

Beberapa penyesuaian taktik diterapkan Reina untuk meredam perlawanan Arema. Persik sering kali mengubah pola. Reina memaparkan bahwa timnya bermain dengan dua lini kala bertahan, dan mengimplementasikan 4-3-3 saat menyerang.

Meskipun begitu, pada babak kedua Persik cukup kesulitan mendominasi. Serangan mereka kendurkan untuk mengamankan pertahanan. Hasilnya, pada babak kedua tak ada tambahan gol dan malah kebobolan.

"Kami mengubah formasi dari 5-5 menjadi 4-3-3. Kami solid dalam bertahan dan juga baik saat menguasai bola. Di babak kedua, kami harus lebih banyak bertahan ketika mereka mulai menyerang dengan semua pemain. Jadi itu menjadi momen yang penuh perjuangan," jelasnya.

Reina menekankan bahwa permainan tim pada laga ini menjadi standar bermain Persik, khususnya sewaktu babak pertama. Di pertandingan-pertandingan berikutnya, ia ingin Persik terus agresif menekan, mendominasi penguasaan, dan melahirkan banyak peluang.

"Babak pertama saya pikir menjadi acuan bagaimana kami bermain sebagai tim. Kami mendominasi penguasaan, mengkreasi banyak peluang, melakukan pressing tinggi, dan kami sangat agresif. Ya, ini adalah standar bermain kami untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads