PSBS Degradasi, Pelatih Nangis-Banting Mic Kecewa Gaji Ditunggak

Super League

PSBS Degradasi, Pelatih Nangis-Banting Mic Kecewa Gaji Ditunggak

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Sabtu, 02 Mei 2026 21:51 WIB
Pelatih interim PSBS Biak, Kahudi Wahyu
Pelatih interim PSBS Biak, Kahudi Wahyu (Foto: Rossa Izza Amalia/detikJatim)
Surabaya -

PSBS Biak dipastikan degradasi usai tumbang 4-0 dari Persebaya. Usai laga, pelatih Kahudi Wahyu mengungkapkan kekecewaan hingga membanting mic karena gaji yang tak dibayarkan oleh manajemen.

Laga tersebut diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (2/5/2026). Atas hasil ini, PSBS terdampar di dasar klasemen dengan 18 poin dan tak mampu mengejar Madura United di posisi ke-15 yang mengemas 29 angka.

Kahudi sempat menangis dalam jumpa pers. Ia sangat menyayangkan kinerja manajemen yang tak memenuhi hak penggawanya. Padahal, sepanjang laga para pemain PSBS menunjukkan performa yang patut diapresiasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemain Persebaya nampak mereka berada di atas kami. Sebetulnya kami tidak kalah, tapi Anda (tahu) sendiri, fisik sangat dipengaruhi oleh mental," ujar Kahudi Wahyu usai laga.

ADVERTISEMENT

PSBS bermain cukup kuat pada babak pertama. Mereka mampu menahan tuan rumah 0-0 selama 45 menit.

Kahudi menjelaskan bahwa untuk meredam serangan Persebaya, ia menginstruksikan bek sayapnya untuk memberi tekanan penuh pada pemain lawan di sisi yang sama. Skema tersebut cukup efektif sebelum keletihan fisik memudarkan upaya.

"Ada perubahan instruksi ya terutama untuk cara bermain kita. Salah satu wing back kita terus melakukan pressing ke pemain sayap lawan. Saya pikir sangat efektif strategi itu. Sekali lagi faktornya adalah fisik," jelasnya.

Kritik keras disampaikan Kahudi pada jajaran manajemen PSBS. Ia menangis manakala mengungkapkan keluhannya perihal gaji yang belum dipenuhi.

"Saya sekalian ngomong ke manajemen saya ini. Anak-anak sudah seperti itu masih aja kalian tutup mata," ungkapnya.

Terakhir, rasa terima kasih dikemukakan Kahudi atas penghargaan yang diterima tim PSBS sepanjang laga. Sekalipun gaji masih ditunggak, kinerja mereka di atas lapangan begitu gigih.

"Terima kasih atas penghargaan untuk anak-anak kami. Kita lihat bagaimana semangat kami, semangat kami, kekompakan kami, konsistensi kami," pungkasnya.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads