Gustavo Franca akan menjalani Derby Jatim pertamanya. Ia memahami kesakralan laga ini untuk Arema FC dan mengaku telah siap secara mental menghadapi Persebaya.
Derby Jatim pertama Gustavo Franca akan dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026) pukul 15.30 WIB. Antusiasnya membumbung tinggi menyongsong partai klasik ini.
Pemain asal Brazil tersebut mengaku sudah cukup mengetahui bagaimana atmosfer derby yang akan tersaji. Ia menekankan pentingnya mental dalam sebuah laga besar dan berharap mampu membawa Arema merengkuh poin penuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah dengar cerita soal derby ini, jadi yang penting mental kami baik dan semoga bisa dapat tiga poin," ujar Gustavo Franca dalam jumpa pers jelang laga.
Franca merupakan pemain yang berposisi natural sebagai sosok nomor 10 yang berperan sebagai pengatur serangan. Ia mahir menjalankan fungsi tersebut.
Sekalipun posisi tersebut adalah tempat ternyamannya, Franca mengatakan bahwa ruang dan peran apa pun akan disanggupinya demi menjalankan instruksi pelatih. Ia merasa senang bisa dipercaya untuk bermain sebab hal itu jarang didapatkannya di klub sebelumnya.
"Saya ikuti taktik dari pelatih, posisi saya nomor 10 tapi kalau pelatih minta berubah ya saya selalu siap karena saya ingin membantu banyak. Tidak sama seperti saat di Persija karena saya jarang bermain, tapi di sini saya sering bermain, sehingga jika pelatih butuh saya selalu siap membantu Arema," jelasnya.
Menjalani laga sakral Arema untuk kali pertama, Franca tak merasa gentar. Ia mengatakan telah siap menyongsong pertandingan dan berhasrat menampilkan performa maksimal.
"Saya siap dan sudah tau bahwa Derby Jatim ini selalu sulit dan saya tahu sempat ada kejadian beberapa tahun lalu. Tapi para pemain sudah siap mental, semua sudah siap. Semoga kita besok (hari ini) bisa bermain bagus," pungkasnya.
(auh/hil)











































