Motivasi kebangkitan diusung Persebaya kala bertandang ke markas Malut United. Untuk tampil maksimal, pelatih Bernardo Tavares berpesan agar para pemainnya bermain dengan perasaan bahagia.
Duel Persebaya kontra Malut United diselenggarakan di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) pukul 19.00 WIB. Kedua kesebelasan membidik kemenangan dalam laga ini setelah tumbang dalam dua pertandingan beruntun.
Hasil negatif yang diperoleh masing-masing tim membuat posisi mereka tertahan. Persebaya kini bertengger di peringkat ke-6 dengan 42 poin, terpaut 4 angka dari Malut yang berada satu tingkat di atasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas hasil itu, Tavares bertekad membawa timnya segera bangkit. Namun, ia juga menyadari bahwa Malut United juga mengusung misi serupa.
"Kedua tim sama-sama kalah dalam dua pertandingan terakhir, jadi saya yakin keduanya ingin bangkit di liga. Kami merasa kecewa karena kalah di kandang dalam laga penting. Namun kami juga menganalisis pertandingan itu dan melihat bahwa kami melakukan banyak hal baik," tutur Tavares dalam jumpa pers jelang laga.
Pelatih asal Portugal tersebut memandang bahwa ada hikmah dari setiap kekalahan. Tetapi, rentetan kekalahan tak boleh berlanjut. Untuk itu, ia memberi mandat untuk para pemainnya agar menikmati sungguh-sungguh permainannya.
"Saat kalah, tidak semuanya buruk. Saat menang, tidak semuanya baik. Kami perlu keseimbangan. Jadi besok, pertama-tama kami harus menikmati permainan, karena ini adalah sebuah permainan," ujarnya menambahkan.
Pesan tersebut sangat rasional sebab Persebaya seakan tak menjiwai permainannya dalam beberapa terakhir. Ia menekankan kepada pemain untuk betul-betul menikmati pertandingan sebab inilah jalan hidup yang mereka pilih.
"Ada banyak hal di luar sepak bola yang lebih penting, tetapi bagi kami ini adalah hidup kami. Jadi kami harus menunjukkan bahwa kami menikmati bermain," terangnya.
Sebelum berjibaku dengan Malut, Tavares juga mengingatkan anak asuhnya tentang betapa pedihnya suasana ruang ganti usai kekalahan. Ia menjadikan itu sebuah motivasi agar Persebaya kembali ke jalur kemenangan.
"Kami harus mengingat perasaan di ruang ganti setelah pertandingan berakhir, agar tidak merasakan hal yang sama lagi. Kami ingin kembali ke hasil yang baik. Kami harus bangkit," ungkapnya.
Satu hal yang paling ditekankan Tavares adalah perasaan bahagia. Ia ingin melihat para pemainnya bahagia dalam bermain. Dengan perasaan yang dipenuhi kebahagian, ia percaya fokus dan mental anak asuhnya akan meningkat.
"Yang terpenting, para pemain harus bahagia dalam bermain. Jika mereka bahagia, mereka akan lebih fokus dan memiliki mental yang lebih kuat. Itulah yang kami butuhkan, tim dengan mental kuat," tandasnya.
(auh/dpe)











































