Lumat Timor Leste 4-0, Kurniawan Sanjung Mental Bertanding Indonesia U-17

Piala AFF U-17 2026

Lumat Timor Leste 4-0, Kurniawan Sanjung Mental Bertanding Indonesia U-17

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Selasa, 14 Apr 2026 12:30 WIB
Pelatih Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto
Pelatih Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto/Foto: Dimas Linang Jati Pratondo/detikJatim
Gresik -

Permainan solid ditunjukkan timnas Indonesia kala menumpas Timor Leste 4-0 pada laga perdana di Piala AFF U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Senin (13/4/2026). Kurniawan Dwi Yulianto sebagai juru taktik mengapresiasi mental bertanding dan kemajuan yang ditunjukkan anak didiknya.

Indonesia cukup dominan sepanjang laga. Sebanyak empat gol berhasil dicetak pasukan Garuda melalui brace Putu Ekayana, Ridho, dan Dava Yunna. Kemenangan ini menjadi semacam pembuktian Timnas U-17 yang sebelumnya didera kritik usai takluk cukup telak dari China pada masa persiapan.

"Pressure kepada pemain begitu besarnya, terutama pada laga uji coba kita kurang memberikan hasil yang positif. Tapi peningkatan dari para pemain cukup menjanjikan di event ini," tutur Kurniawan seusai laga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para penggawa belia yang memperkuat skuad Garuda mayoritas baru pertama kali merasakan panggung internasional. Meskipun begitu, penampilan yang mereka suguhkan kala menaklukkan Timor Leste menunjukkan tangguhnya mental berlaga.

ADVERTISEMENT

Atas hal tersebut, Kurniawan menyanjung kegigihan pemainnya di lapangan. Ia berharap, hasil ini meningkatkan moral tim guna menyongsong perlawanan berikutnya yang dinilainya cukup sukar.

"Yang saya apresiasi adalah mental bertanding mereka yang notabene rata-rata pemain baru pertama kali merasakan event internasional. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya para pemain makin percaya diri karena lawan berikutnya tidak mudah," ujarnya menambahkan.

Semua gol yang diciptakan ke gawang Timor Leste U-17 hadir pada babak pertama. Saat turun minum, Kurniawan menginstruksikan para pemain untuk terus menjaga fokus dan tak terlena dengan keunggulan.

"Setelah unggul 4-0 saya berpesan pada pemain untuk tetap fokus dan menganggap pertandingan masih 0-0 biar pemain tidak merasa di atas angin," terangnya.

Meskipun pesan telah disampaikan, permainan anak didik Kurniawan justru menurun dan seakan kehilangan taji. Beberapa peluang terbuang dan pada sebagian momen lain lini belakang Garuda meninggalkan celah menganga.

Untuk itu, pelatih yang pernah menimba ilmu di Como 1907 tersebut menyatakan akan membedah kelemahan timnya guna meningkatkan performa di laga berikutnya.

"Di babak kedua kami mendominasi jalannya pertandingan, ada beberapa peluang yang tidak menjadi gol. Itu menjadi catatan tentunya, kita akan bekerja terus bersama tim analis apa yang menjadi kekurangan," pungkasnya.

Selanjutnya, Indonesia akan bersua Harimau Malaya di Stadion Gelora Joko Samudra pada Kamis (16/4/2026). Kemenangan akan memperbesar probabilitas timnas lolos ke babak selanjutnya. Sebaliknya, kekalahan berpotensi memberi peluang bagi Malaysia untuk bangkit.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads