Timnas Brunei Darussalam memastikan tidak larut dalam kekecewaan usai menelan kekalahan telak 0-12 dari Australia pada laga perdana AFF U-17 2026. Alih-alih terpuruk, tim justru langsung mengalihkan fokus untuk bangkit di pertandingan berikutnya.
Pelatih Brunei, Ali Mustafa, mengakui perbedaan kualitas menjadi faktor utama di balik hasil tersebut. Namun, ia menilai masih ada hal yang bisa diperbaiki dan dikembangkan dari performa timnya.
"Jika melihat pertandingan pertama, sebenarnya permainan kami tidak sepenuhnya buruk. Namun kualitas pemain Australia memang sangat bagus. Apa pun kelemahan yang terlihat di laga ini akan kami perbaiki semaksimal mungkin," ujar Ali saat ditemui usai pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan bahwa tim pelatih akan segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam hal mentalitas dan kesalahan teknis yang terjadi sepanjang pertandingan.
"Kami akan memanfaatkan potensi pemain yang ada, meningkatkan mentalitas, dan memperbaiki kesalahan yang kami buat di pertandingan pertama," lanjutnya.
Dari sisi pemain, kekalahan besar tersebut tidak membuat mental tim runtuh. Pemain Brunei, Ilyas Ilyasa Yahya, memastikan seluruh pemain tetap memiliki semangat untuk bangkit.
"Kami tidak terpukul. Tentu kami kecewa karena kalah, tetapi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk ke depannya," ungkap Ilyas.
Ia juga menyoroti perbedaan pengalaman sebagai salah satu kendala utama timnya dalam mengimbangi permainan Australia.
"Mereka sudah bermain bersama selama beberapa tahun, sementara kami baru bersama beberapa bulan," tutupnya.
