Super League 2025/2026 tinggal menyisakan sembilan laga, tetapi Bruno Paraiba baru tampil 2 kali sejak kedatangannya. Jelang Persebaya menjamu Persita, ia sudah bergabung latihan meski belum sepenuhnya prima.
Sejauh ini, Paraiba hanya mengemas 43 menit penampilan bersama Bajol Ijo. Catatan waktu yang tak lebih banyak dari durasi satu babak. Ia lebih sering absen karena masalah kebugaran dan cedera.
Kehadiran Paraiba amat diperlukan lini depan Persebaya. Di tengah keterbatasan skuad, keberadaannya memberi opsi lebih bagi Tavares dalam meramu taktik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harapan agar Paraiba segera dalam kondisi prima disampaikan Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal tersebut terus bersinergi dengan tim medis supaya penyerang Brasil itu pulih sepenuhnya.
"Kami juga ingin Paraiba dalam kondisi baik. Saat ini dia belum sepenuhnya pulih, sayangnya. Dia mulai menunjukkan perkembangan, tetapi kami terus berkoordinasi dengan tim medis untuk menjalankan semua prosedur yang mereka anggap terbaik agar dia bisa cepat pulih," ujar Tavares.
Berdasarkan penuturan Tavares, Paraiba sudah berlatih bersama tim kendati kondisinya belum 100 persen. Faktor fisik menjadi sebab utama Paraiba tak pernah tampil penuh bersama Persebaya.
"Dia sudah berlatih bersama kami, tetapi belum 100%. Itulah mengapa dia hanya bermain beberapa menit saat melawan Borneo," imbuhnya.
Tavares maklum dengan hasrat bermain Paraiba. Namun, ia tak ingin mengambil risiko memainkannya saat kondisi penyerang asal Brasil tersebut belum maksimal.
"Kami harus berhati-hati dengan pemain seperti ini, karena mereka ingin bermain, tetapi ada risiko kondisi stamina mereka belum cukup baik dan akhirnya mengalami masalah atau cedera lagi," tegasnya.
(auh/hil)











































