Bernardo Tavares Senang Fisik Pemain Persebaya Terjaga Usai Libur Lebaran

Super League

Bernardo Tavares Senang Fisik Pemain Persebaya Terjaga Usai Libur Lebaran

Rossa Izza Amalia - detikJatim
Kamis, 26 Mar 2026 14:00 WIB
Persebaya Surabaya saat mengelar latihan jelang melawan Borneo FC Samarinda
Persebaya Surabaya saat mengelar latihan (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Persebaya Surabaya kembali menggelar latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (23/3) sore. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengaku senang dengan kondisi fisik para pemain usai libur Lebaran.

Menurut Tavares, selama masa libur para pemain tetap menjalankan program latihan yang telah diberikan oleh tim pelatih. Bahkan, mereka diminta untuk mengirimkan laporan berupa video latihan setiap hari sebagai bentuk kontrol.

"Semua pemain memiliki beban latihan yang sama. Mereka mengirimkan video setiap hari sesuai program yang telah kami tentukan," ujar Tavares.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berkat kedisiplinan tersebut, kondisi fisik pemain tetap terjaga. Tidak terjadi lonjakan berat badan maupun penurunan kebugaran yang signifikan saat kembali ke sesi latihan bersama.

Meski demikian, Tavares menyadari setiap pemain memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang fokus menjaga performa, namun ada pula yang masih menjalani proses pemulihan cedera.

ADVERTISEMENT

Persoalan cedera sendiri menjadi perhatian serius bagi pelatih asal Portugal tersebut. Ia menilai hal tersebut tidak boleh dianggap sebagai hal biasa dan perlu penanganan yang lebih sistematis.

"Tidak masuk akal bagi klub untuk merekrut pemain dan kemudian pemain tersebut lebih banyak cedera daripada membantu tim di lapangan," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Tavares mulai membangun komunikasi intens dengan tim medis dan manajemen klub. Fokusnya adalah mencegah cedera sejak dini melalui peningkatan fasilitas, metode perawatan, hingga proses pemulihan pemain.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya persaingan internal dalam tim. Menurutnya, kompetisi sehat antarpemain akan mendorong setiap individu tampil di level terbaik.

"Ketika tidak ada persaingan, pemain tidak bermain di level tertinggi," tutup Tavares.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads