Antusias Kiper Saint Kitts dan Nevis Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Antusias Kiper Saint Kitts dan Nevis Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Dimas Linang Jati P - detikJatim
Kamis, 26 Mar 2026 07:00 WIB
Kiper Kitts dan Nevis, Julani Archibald
Kiper Kitts dan Nevis, Julani Archibald (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Sepanjang 18 tahun berkarier sebagai penjaga gawang timnas Saint Kitts & Nevis, Julani Archibald belum pernah menghadapi negara Asia. Antusiasnya memuncak kala kesempatan itu merupa kenyataan saat menghadapi Indonesia (27/3/2026).

Kegembiraan menaungi Julani Archibald dan rekan-rekannya. Ia dan tim sangat menantikan gelaran FIFA Series ini. Bermain di Jakarta menyuguhkan pengalaman baru bagi baginya yan telah menggawangi Saint Kitts & Nevis sejak 2008.

"Tim sangat gembira dan kami menantikan untuk berpartisipasi dalam turnamen FIFA Series. Jika saya tidak salah, ini adalah pertama kalinya kami akan bermain melawan tim Asia, dan itu adalah negara tuan rumah. Kami menantikannya," ujar Archibald dilansir dari website FIFA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Archibald merasa tersanjung berkesempatan menantang skuad Garuda di Jakarta. Ia kagum dengan riuhnya pendukung tuan rumah kala timnas Indonesia berlaga.

ADVERTISEMENT

"Ini adalah inisiatif yang bagus bagi negara kecil seperti kami untuk berhadapan dengan negara besar seperti Indonesia. Saya bisa melihat bahwa mereka adalah negara yang mencintai sepak bola. Para penggemar memang datang dan mendukung mereka," imbuhnya.

Manakala antusias meninggi, rasa penasaran muncul menaungi Archibald. Jelang menghadapi FIFA Series ini, ia menonton banyak cuplikan laga timnas Indonesia. Referensi tersebut memberinya gambaran tentang permainan Jay Idzes dan tim.

"Saya menonton beberapa cuplikan pertandingan mereka. Saya menonton pertandingan mereka melawan Bahrain, Arab Saudi, dan Jepang. Saya menonton cukup banyak cuplikan, jadi saya punya gambaran bagaimana mereka bermain dan apa yang bisa diharapkan," ungkapnya.

Atmosfer besar penonton pernah ia rasakan kala skuad Sugar Boyz berlaga kontra Amerika Serikat. Menurutnya, hal tersebut akan kembali ia dapati di Jakarta dengan jumlah suporter yang berlipat.

"Ya, saya bersemangat. Kami merasakan atmosfer yang mirip saat kami pergi ke Gold Cup. Saat kami bermain melawan AS, jumlah penontonnya sekitar 22.000, jadi saya tahu jumlahnya akan lebih banyak lagi saat kami pergi ke Indonesia," pungkasnya.




(dpe/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads