Perubahan di kursi pelatih belum sepenuhnya membawa dampak signifikan bagi Persik Kediri. Sejak ditangani Marcos Reina, tim berjuluk Macan Putih memang menunjukkan peningkatan dalam hal permainan. Namun, peningkatan performa tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan hasil yang diraih di klasemen.
Pergantian pelatih dari Ong Kim Swee ke Marcos Reina sempat menghadirkan harapan baru. Di bawah arahan pelatih asal Spanyol itu, gaya bermain Persik terlihat lebih berani terutama dalam membangun serangan dari lini tengah menuju lini depan.
Sejumlah pemain, termasuk Ezra Walian, tampil lebih aktif dalam menciptakan peluang. Skema permainan yang diterapkan Marcos Reina membuat alur serangan Persik terlihat lebih hidup dibandingkan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, persoalan masih terlihat pada keseimbangan tim. Lini belakang Persik dinilai belum cukup kokoh untuk menopang gaya bermain menyerang yang mereka terapkan. Hingga pekan ke-25 Super League, Persik sudah kebobolan total 45 gol, angka yang menunjukkan masih rapuhnya pertahanan Macan Putih.
Secara statistik, sejak ditangani Marcos Reina, Persik Kediri sudah menjalani 12 pertandingan. Dari jumlah tersebut, Macan Putih meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan enam kekalahan. Catatan ini membuat Persik berada di posisi ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin.
Selain itu, hingga saat ini Marcos Reina juga belum mampu mempersembahkan kemenangan tandang bagi Persik sejak mulai menangani tim.
Dengan waktu kompetisi yang masih tersisa, Persik Kediri tentu berharap tren positif bisa segera tercipta. Konsistensi permainan serta perbaikan di lini pertahanan menjadi salah satu fokus penting yang perlu dibenahi tim.
(auh/hil)
