Bernardo Tavares Benahi Mental Persebaya Jelang Lawan Persita

Super League

Bernardo Tavares Benahi Mental Persebaya Jelang Lawan Persita

Rossa Izza Amalia - detikJatim
Kamis, 12 Mar 2026 18:45 WIB
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares (Foto: Dok Persebaya Surabaya)
Surabaya -

Pelatih Bernardo Tavares fokus membenahi mental para pemain Persebaya Surabaya menjelang laga menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

Langkah tersebut dilakukan setelah Persebaya menelan kekalahan telak 1-5 saat bertandang ke markas Borneo FC pada pertandingan sebelumnya. Hasil tersebut memunculkan banyak kritik, terutama terhadap lini pertahanan Bajol Ijo.

Meski demikian, Tavares memilih untuk melindungi para pemainnya dari sorotan berlebihan. Ia menegaskan, kekalahan tersebut merupakan tanggung jawab seluruh tim, bukan kesalahan satu pemain saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, gol keempat yang dicetak Borneo FC memang terjadi setelah salah satu bek tengah Persebaya terjatuh. Namun, ia menolak jika kesalahan tersebut dibebankan kepada individu.

"Gol keempat terjadi karena kesalahan individu, bek tengah kami terjatuh. Tetapi kami kalah sebagai tim, jadi itu adalah kesalahan tim, bukan hanya satu pemain," ujar Tavares.

ADVERTISEMENT

Pelatih asal Portugal itu menilai menyalahkan satu pemain hanya akan berdampak buruk terhadap kondisi mental tim, terlebih Persebaya akan menjalani laga kandang penting melawan Persita.

Tavares juga menjelaskan keputusan timnya yang tetap bermain menyerang meski dalam kondisi tertinggal. Menurutnya, Persebaya tidak pernah memilih untuk menyerah di tengah pertandingan.

"Ketika kami tertinggal, kami memiliki dua pilihan: menyerah atau tetap mencoba bermain. Kami memilih untuk terus mencoba menyerang, namun ketika kami membuka ruang, Borneo FC kembali mencetak gol," jelasnya.

Dengan waktu persiapan sekitar tiga minggu sebelum pertandingan melawan Persita di Stadion Gelora Bung Tomo pada 4 April mendatang, Tavares kini fokus memperbaiki evaluasi tim sekaligus mengembalikan kepercayaan diri para pemain.

Ia berharap skuad Persebaya bisa bangkit dan tampil lebih baik saat kembali bermain di hadapan pendukung sendiri.

"Semua orang merasa sedih, tetapi sekarang yang bisa kami lakukan adalah menganalisis kesalahan dan mencoba memperbaikinya agar bisa tampil lebih baik di masa depan. Kami harus menjadi tim yang lebih baik saat melawan Persita," tutupnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads