Pekerjaan berat menanti Arema, terutama bagi para pemain yang menyangga sektor belakang. Malam nanti, Singo Edan akan berlaga kontra Bhayangkara Presisi Lampung yang memilik lini depan unggulan.
Deretan legiun asing ternama Super League datang membela Bhayangkara di putaran kedua. Para pemain tersohor seperti Moussa Sidibe, Ryo Matsumura, hingga Privat Mbarga ampuh menajamkan sektor depan pasukan Paul Munster.
Keberadaan tiga pemain baru tersebut berkontribusi besar pada lini depan Bhayangkara. Ketiganya tercatat total telah menyumbangkan 9 gol dan 9 assist dari 16 gol The Guardian dari 7 laga terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Arema, Marcos Santos menyatakan, ia mewaspadai penuh lini serang Bhayangkara. Ia menilai sang lawan memiliki ketajaman berkualitas dengan keseimbangan pada lini lain.
"Jadi tim ini menyajikan kualitas permainan ofensif yang sangat baik dan keseimbangan defensif yang juga sangat baik," ujar Marcos Santos.
Arema menatap laga ini dengan catatan memprihatinkan. Singo Edan tak pernah menang dalam 3 laga terakhir dengan jumlah kebobolan 9 gol.
Marcos Santos mengaku tak ingin terbenam dalam torehan negatif tersebut. Ia menegaskan pasukannya akan bermain bagus di lapangan.
"Saya tahu bahwa kami tidak sedang melewati momen yang baik, tapi saya sangat percaya pada tim," sambungnya.
Untuk meredam dominasi Bhayangkara, Marcos Santos menyatakan bahwa timnya perlu menampilkan segala potensi yang mereka punya. Selain itu, ia juga telah menyiapkan racikan khusus pada strategi yang akan diterapkan.
"Kami harus mempraktikkan apa yang kami tahu bahwa Arema FC memiliki potensi tersebut. Tepat dalam strategi," pungkas pelatih berusia 46 tahun itu.
(auh/hil)











































