Manajemen Persebaya resmi mengumumkan telah menutup tribun utara Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) hingga akhir kompetisi. Langkah ini diumumkan melalui akun media sosial mereka per Kamis (5/3).
Kebijakan penutupan tribun utara selama laga home diambil setelah berdiskusi dengan pihak kepolisian dan pemangku kepentingan. Seperti diketahui tribun utara Stadion GBT selama ini selalu dipenuhi Bonek dari komunitas Green Nord 27.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun alasannya karena adanya ujaran kebencian dan penyalaan petasan. Insiden ini diketahui terjadi saat Persebaya menjamu Persib Bandung pada tanggal 2 Maret 2025.
"Persebaya menutup Tribun Utara Gelora Bung Tomo sampai akhir musim 2025/ 2026. Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan jajaran kepolisian dan stakeholder," demikian keterangan yang diunggah di akun @officialpersebaya.
"Dasarnya adalah marak dan masifnya ujaran kebencian dan penyalaan petasan di Tribun Utara pada Senin lalu, 2 Maret 2026," demikian keterangan yang diumumkan di media sosial," lanjut keterangan tersebut.
"Demi keamanan dan kenyamanan suporter di dalam stadion, menjaga marwah sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, serta kemanusiaan, keputusan untuk menutup Tribun Utara akan mulai diberlakukan pada home game melawan Persita pada 4 April 2026".
