Kiprah Futsal Reka Cahya hingga Membawa Timnas U-16 Juara AFF

Kiprah Futsal Reka Cahya hingga Membawa Timnas U-16 Juara AFF

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Kamis, 05 Mar 2026 09:30 WIB
Reka Cahya, Pelatih Timnas Futsal U-16
Reka Cahya, Pelatih Timnas Futsal U-16 (Foto: Dok Timnas Futsal Indonesia)
Surabaya -

Pelatih Timnas Futsal U-16, Reka Cahya, menceritakan kariernya di dunia futsal hingga mampu mengantarkan Garuda Muda menjuarai AFF Futsal U-16. Pengalamannya sebagai pemain dan ilmu selama menjadi asisten pelatih menjadi bekal berharga bagi Reka kala menangani Garuda Muda.

Karier futsal profesional Reka bermula pada tahun 2014. Saat itu, ia direkrut untuk memperkuat skuad Vamos Mataram selama satu musim. Berikutnya, Bintang Timur membawa Reka hijrah ke Surabaya mulai tahun 2015 hingga 2020.

Sementara kiprah kepelatihan Reka bersemi pada 2021. Masih setia dengan satu klub, peran Reka di Bintang Timur bergeser menjadi asisten pelatih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karier kepelatihan itu dimulai tahun 2021. Saya mulai karier di kepelatihan jadi asisten pelatih di Bintang Timur sampai sekarang. Lalu, 2025 akhir kemarin saya head coach di Timnas Futsal U-16," tutur Reka Cahya pada detikJatim.

Sempat muncul keraguan pada benak Reka di awal karier kepelatihannya. Namun, seiring bergulirnya waktu, gairahnya menjadi pelatih kian teguh. Ia bertekad mendedikasikan totalitasnya di kepelatihan futsal.

ADVERTISEMENT

"Dulu, di awal melatih, saya ga tahu apakah bisa atau tidak. Tapi, mungkin karena awalnya berkarier sebagai pemain futsal profesional sehingga berjalannya waktu saya benar-benar ada passion melatih juga. Sejauh ini, saya benar-benar pengen total di karier kepelatihan," imbuhnya.

Berkarier sebagai asisten pelatih membawa Reka ke tangga juara Pro Futsal League, sesuatu yang tak dapat direngkuhnya selama menjadi pemain. Turut berkontribusi dalam rentetan 4 gelar beruntun Bintang Timur Surabaya.

Di Bintang Timur, Reka menjadi asisten kala Hector Souto melatih klub tersebut di tahun 2021 hingga 2023. Sebagai satu unit di tim kepelatihan, keduanya saling mengenal kinerja satu sama lain sebelum akhirnya Hector hengkang dari BTS dan melatih Timnas Indonesia.

Reka menuturkan bahwa hal tersebut menjadi salah satu faktor ia ditunjuk sebagai pelatih Timnas Futsal U-16. Etos kerja yang diusung Reka membawanya kembali berkolaborasi dengan Hector Souto, tetapi dalam rangka membela negara.

Kesuksesan berpihak pada Reka pada debutnya membesut Garuda Muda. Gelar juara AFF Futsal U-16 berhasil ia persembahkan untuk negara.

"Mungkin salah satunya karena saya 'kenal' sama Hector mengingat beliau head coach di BTS tahun 2021-2023 dan saya menjadi asistennya. Mungkin dari situ dia jadi tahu kinerja dan etos kerja saya. Mungkin, menurut beliau, saya layak di posisi itu sehingga memberi kepercayaan pada saya," sambungnya.

Ia merasa senang dan tertantang dengan tanggung jawabnya sebagai pelatih Garuda Muda. Rasa bangga menyala dalam dirinya sebab mampu memimpin anak asuhnya berprestasi di ajang internasional.

"Sementara di Timnas U-16 kemarin terus terang sangat senang dan sangat tertantang. Tapi memang cukup susah untuk nge-build up di kelompok umur. Namun, itu salah satu tantangan bagi saya untuk menjadikan para pemain U-16 bisa bersaing di kancah internasional. Seperti yang kita lihat, kemarin kita bisa bersaing dan mendapatkan hasil yang bagus," tandasnya.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads