Menjelang laga kontra Bhayangkara Presisi Lampung, Sabtu (14/2), Bernardo Tavares menilai anak asuhnya perlu waspada. Ia menyebut The Guardians memiliki komposisi tim yang berbahaya usai mendatangkan banyak pemain pada bursa transfer paruh musim.
Kehadiran amunisi baru Bhayangkara jelas menjadi ancaman nyata bagi Bajul Ijo. Pasalnya, pemain-pemain tersebut merupakan sosok penting di klub mereka sebelumnya.
"Saya pikir Bhayangkara salah satu tim yang merekrut banyak pemain di bursa transfer paruh musim ini. Pemain yang mereka datangkan adalah pemain kunci di klub sebelumnya," tutur Bernardo Tavares dalam latihan Persebaya, Selasa (10/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Portugal tersebut menilai keberadaan para pemain dengan rekam jejak mentereng tersebut mampu membuat kekuatan Bhayangkara meningkat signifikan.
"Mereka mengontrak Moussa Sidibe yang pernah menjadi pemain kunci di Persis Solo. Kemudian juga Privat Mbarga yang perannya penting di Bali United dan Dewa United, lalu Sho Yamamoto dan pemain Jepang lainnya (Ryo Matsumura)," imbuhnya.
Nama-nama legiun asing tersohor dengan pengalaman mumpuni di kompetisi Super League tersebut dinilai Tavares sebagai hal positif bagi Bhayangkara karena tak perlu waktu lama untuk penyesuaian.
"Jadi, mereka memiliki banyak pemain baru yang tak perlu waktu lama untuk beradaptasi di Liga Indonesia. Sementara pemain asing baru kami perlu waktu untuk adaptasi. Mereka akan menjadi tim yang berbahaya," ujarnya menambahkan.
Tavares juga mengilas balik pertemuan kedua tim pada putaran pertama musim ini. Saat itu, Persebaya harus legowo bermain imbang 1-1 meski nyaris membawa pulang kemenangan.
"Pada putaran pertama kita imbang 1-1 dan hampir menang tetapi kebobolan di tambahan waktu melalui skema lemparan ke dalam," kata Bernardo mengenang laga tersebut.
Selain itu, Bernardo Tavares juga berharap dukungan penuh dari suporter Persebaya. Ia menilai kehadiran suporter akan memberi tambahan energi bagi para pemain untuk saat bertemu Bhayangkara.
"Kami berharap Bonek dan Bonita dapat hadir ke stadion dan memberi sokongan energi untuk para pemain karena kami tidak dalam skuad penuh sebab beberapa pemain mengalami demam dan diare," ungkapnya.
Meski kondisi tim belum ideal, Tavares ingin para pemain di lapangan mampu menunjukkan performa maksimal demi merengkuh kemenangan.
"Kami berharap 11 pemain di lapangan dan yang masuk dari bangku cadangan dapat tampil maksimal sehingga memberikan hasil yang baik," tandasnya.
(auh/abq)
