Tak Banding, PSSI Terima Denda AFC Rp 235 Juta

Piala Asia Futsal 2026

Tak Banding, PSSI Terima Denda AFC Rp 235 Juta

Rossa Izza Amalia - detikJatim
Selasa, 10 Feb 2026 14:15 WIB
Tak Banding, PSSI Terima Denda AFC Rp 235 Juta
Timnas futsal Indonesia/Foto: Rifkianto Nugroho/detikfoto
Surabaya -

PSSI memastikan menerima sanksi denda dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tanpa mengajukan banding terkait penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026. Total denda yang harus dibayarkan mencapai USD 14 ribu atau sekitar Rp 235 juta dan wajib dilunasi maksimal 30 hari sejak keputusan diterbitkan.

Sanksi tersebut dijatuhkan setelah adanya sejumlah pelanggaran yang terjadi selama turnamen berlangsung di Indonesia. Mayoritas pelanggaran berasal dari pertandingan Grup A antara Indonesia melawan Korea Selatan pada Selasa, 27 Januari 2026 di Indonesia Arena.

Dalam laga tersebut, AFC mencatat adanya orang tanpa akreditasi yang masuk ke area terbatas, insiden satu suporter masuk ke lapangan, serta penilaian bahwa pengamanan stadion belum berjalan optimal secara keseluruhan. Dari kasus ini, PSSI dikenai denda total USD 11 ribu atau sekitar Rp 185 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, pelanggaran lain terjadi saat pertandingan Grup D antara Iran melawan Afghanistan pada Minggu, 1 Februari 2026 di Jakarta International Velodrome. Insiden terkait ketertiban dan keamanan penonton, termasuk masuknya penonton ke lapangan, membuat AFC menjatuhkan tambahan denda USD 3 ribu atau sekitar Rp 50 juta.

ADVERTISEMENT

Seluruh pelanggaran tersebut dinilai melanggar Pasal 64 dan 65 Kode Disiplin serta Etik AFC, yang mengatur tanggung jawab penuh tuan rumah terhadap keamanan venue dan perilaku suporter.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga membenarkan adanya sanksi tersebut. Ia menegaskan PSSI menerima keputusan AFC dan akan menanggung pembayaran denda sebagai bentuk tanggung jawab penyelenggara.

"Bener. Ya. Paling enggak supaya tahu itu, kan yang kena ya PSSI. Denda. Ya diterima. Diterima dari AFC," ujar Arya, dikutip dari detikSport.

Arya juga menyinggung masih banyak pihak yang belum memahami bahwa futsal berada di bawah naungan PSSI, termasuk dalam urusan pembiayaan dan tanggung jawab penyelenggaraan turnamen.

"Jadi, eh inilah... supaya netizen kan banyak enggak mengerti ya kalau futsal itu di bawah PSSI," tuturnya.

Ia kembali menekankan bahwa seluruh pembiayaan dan penyelenggaraan futsal internasional tetap berada dalam tanggung jawab federasi.

"Kadang-kadang ini, makanya perlu ada literasi sepakbola begitu. Literasi-literasi sepakbola. Bahwa yang namanya futsal itu under-nya PSSI gitu. Tahu-lah, pembiayaan saja kami biayai kok. Futsal yang kemarin (Piala Asia) kan kami biayain, besar lho kami biayain," ujarnya.

PSSI pun menegaskan tidak akan mengajukan banding atas keputusan AFC dan memilih menerima sanksi tersebut sepenuhnya.

"Nggak-lah. Enggak begitu ini (banding). Ya, sudah kami terima saja," ucap Arya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads