Timnas Futsal Indonesia bermain imbang 5-5 melawan Iran di final Piala Asia Futsal 2026. Pertandingan dilanjutkan ke babak tos-tosan.
Intensitas tinggi bergulir sejak awal laga. Indonesia dan Iran menunjukkan gairah tinggi untuk menang.
Baru 3 menit laga berlangsung, Iran sukses membuka keunggulan. Hossein Toyebi mampu mengeksekusi dengan baik skema sepak pojok. 0-1 Indonesia tertinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke-5. Sayang, peluang Yogi Saputra dari skema set piece dapat dimentahkan kiper Iran.
GOL! Reza Gunawan membawa Indonesia menyamakan kedudukan di menit ke-7. Bermula dari sepakan Dewa Rizki, Regun menyambar bola muntah di depan gawang.
GOL! Indonesia langsung berbalik unggul. Umpan lambung kiper Habiebie dapat dieksekusi dengan tenang oleh Israr Megantara. 2-1 Indonesia memimpin!
GOL! Israr Megantara mencetak gol keduanya melalui serangan balik cepat yang diakhiri sepakan keras. 3-1 Indonesia menjauh!
Tiga gol Indonesia tercipta dalam rentang waktu kurang lebih tiga menit. Garuda tampil trengginas!
Pasca tiga gol cepat Indonesia, Iran benar-benar tampil dalam tekanan. Beberapa kali salah umpan dilakukan tim peringkat 5 dunia tersebut.
Kartu kuning untuk Reza Gunawan di menit ke-10. Ia menjatuhkan pemain Iran yang melakukan serangan balik.
Indonesia hampir memperbesar keunggulan di menit ke-13. Peluang satu lawan satu Firman Adriansyah dapat dihalau kiper Iran.
Second penalti untuk Iran di menit ke-16 setelah Brian Ick melakukan pelanggaran ke-6 di kubu Indonesia.
Penyelamatan krusial Habiebie! Sepakan second penalti pemain Iran dimentahkannya dengan tenang.
Iran berhasil memperkecil kedudukan menit 18. Gol Iran dibukukan M Karimi. Skor 3-2.
Wasit meniup peluit, babak pertama usai. Indonesia mengungguli Iran dengan skor 3-2.
Babak kedua dimulai, Iran mencoba mengendalikan jalannya laga.
Iran menyamakan kedudukan di menit 23. Sepakan set piece membentur Samuel Eko dan bola berkelok ke gawang. 3-3 untuk kedua tim.
GOL! Indonesia langsung membalas dan kembali unggul. Samuel Eko menebus kesalahannya dengan tembakan keras ke gawang Iran. 4-3 Indonesia kembali unggul.
Habiebie melakukan penyelamatan gemilang di menit 24. Ia merasakan sakit pada kakinya pasca save, namun langsung kembali bangun. Indonesia Arena bergema "Habiebie".
Indonesia kembali hampir memperlebar keunggulan di menit 32. Upaya Iqbal merebut bola berbuah peluang. Sayang dimentahkan kiper Iran.
Habiebie kembali melakukan penyelamatan gemilan di menit 33. Ia mementahkan peluang tiang dua Iran dengan sigap.
Iran hampir kembali menyetarakan skor melalui Derakhshani di menit 35. Sepakan kerasnya membentur mistar gawang Habiebie.
Iran menyetarakan skor di menit 37. Dalam skema power play, M. Karimi mengeksekui peluang yang ia dapat. Skor 4-4.
Skor 4-4 bertahan hingga paruh kedua usai. Final Indonesia versus Iran berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Indonesia coba melakukan variasi serangan baru dengan memasukkan kiper Nizar pada beberapa momen. Dengan adanya Nizar, Timnas Garuda menyerang dengan 5 pemain.
Iran hampir berbalik unggul setelah mendapat peluang dari Brian Ick yang melakukan kesalahan. Beruntung M. Nizar mampu menyelamatkan.
GOL! Israr Megantara mencetak Hattrick dan membawa Indonesia kembali unggul dari Iran. Skor 5-4 untuk Timnas Garuda.
Iran langsung membalas gol via sepakan Salar. 5-5 untuk kedua tim.
(auh/auh)











































