Hector Souto tak merasa tekanan berlebih jelang mendampingi Indonesia menghadapi Iran di final Piala Asia Futsal 2026. Ia menilai, justru pihak lawan yang merasa tertekan.
Sejarah baru diukir Indonesia di Piala Asia Futsal. Timnas Garuda untuk pertama kalinya akan beraksi di laga final menghadapi Iran setelah mengandaskan Jepang 5-3 di semifinal.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengatakan, ia tak tertekan pada laga kontra Iran nanti. Menurutnya, beban berat justru diemban oleh Iran yang menyandang 13 gelar juara Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iran telah memainkan 105 pertandingan di turnamen ini (selama bertahun-tahun) dan hanya kalah empat kali, jadi kami tidak merasakan tekanan. Tekanan ada pada Iran. Mereka adalah juara bertahan dan mereka memiliki pemain yang bermain di luar negeri. Mereka memiliki keterampilan dan pemain yang luar biasa," tutur Hector Souto dalam konferensi pers jelang laga.
Meskipun tak merasa tekanan berlebih, pelatih asal Spanyol tersebut mengungkapkan bahwa anak asuhnya perlu memulihkan kondisi fisik pasca laga berat kontra Jepang.
"Kita perlu memulihkan kondisi fisik dengan baik karena kita selesai lebih lambat dari mereka dan bermain dengan babak tambahan (lawan Jepang)," imbuhnya.
Hector Souto juga menyatakan, Timnas Indonesia kini dalam motivasi tinggi guna menyongsong laga puncak melawan Iran
"Tim dalam kondisi bagus, kekompakan kita memberi kita motivasi, kita saling memahami dan dengan taktik kita, saya yakin kita akan kompetitif," tandasnya.
(auh/hil)











































