Persela Lamongan akan memasuki putaran round robin ke-3 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Dalam putaran ke-3 ini Laskar Joko Tingkir bakal melakoni laga krusial untuk bersaing di papan atas klasemen Grup B.
Persela akan mengawali rangkaian pertandingan dengan laga tandang menghadapi PSIS Semarang pada Minggu (15/2/2026), di Stadion Jatidiri, Semarang. Laga ini menjadi ujian awal bagi skuad Persela, mengingat PSIS dikenal kuat saat bermain di kandang sendiri.
Setelah itu, Persela kembali menjalani laga tandang dengan bertemu Persiku Kudus pada Sabtu (21/2/2026), sebelum akhirnya tampil di kandang sendiri, yaitu Stadion Surajaya Lamongan menjamu PSS Sleman pada Minggu (1/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agenda padat masih akan menanti Persela sepanjang Maret hingga April 2026. Tim kebanggaan Lamongan ini dijadwalkan menjamu Persiba Balikpapan pada 28 Maret, bertandang ke markas Deltras FC pada 5 April, serta melawat ke Stadion Lukas Enembe menghadapi Persipura Jayapura pada 11 April.
Memasuki akhir April hingga awal Mei, Persela kembali mendapatkan keuntungan bermain di kandang saat menjamu Persipal FC dan PS Barito Putera, sebelum menutup rangkaian Round Robin dengan laga tandang melawan Kendal Tornado FC pada 2 Mei 2026.
Sementara, Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti beberapa waktu lalu menegaskan, skema putaran ketiga itu tidak menjadi persoalan bagi timnya. Ia menilai fokus utama saat ini adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi putaran ketiga.
"Ya kita siap aja. Kita nggak terpengaruh dengan jadwal empat kali home, lima kali away atau apa," kata Bima Sakti, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, faktor kesiapan tim jauh lebih penting dibandingkan mempersoalkan lokasi pertandingan. Bima ingin seluruh pemain tetap fokus meningkatkan performa, agar Persela bisa tampil lebih kompetitif ke depannya.
"Yang paling penting kan kita persiapkan tim kita agar bisa lebih baik nanti di putaran ketiga," ujarnya.
Seperti diketahui, kompetisi kasta kedua sepakbola Tanah Air musim ini menggunakan sistem tiga putaran. Tim yang mengakhiri putaran kedua di peringkat 5 besar masing-masing grup, berhak mendapatkan jatah laga kandang sebanyak 5 kali. Sedangkan tim yang menempati urutan 6 ke bawah, hanya mendapat jatah laga kandang 4 kali.
Untuk Persela, saat ini tim besutan pelatih Bima Sakti itu tertahan di peringkat keenam, dengan mengemas 26 poin. Posisi Laskar Joko Tingkir tidak lagi bisa bergeser, karena terpaut 4 poin dari Kendal Tornado FC di peringkat 5, dengan 30 poin. Sementara di bawahnya ada Persiku Kudus di peringkat 7, yang baru mengoleksi 15 poin.
(auh/abq)
