Jelang lawan melawan Dewa United, Bernardo Tavares menegaskan motivasi yang ia sampaikan di ruang ganti menjadi fondasi mental Persebaya sebelum turun ke lapangan. Pelatih asal Portugal itu ingin para pemain memaknai keberadaannya di tim besar.
Tavares meminta skuad Bajul Ijo tetap rendah hati di tengah persaingan ketat liga. Menurutnya, para pemain sudah memiliki motivasi tinggi karena melakukan hal yang mereka cintai.
"Saya pikir kita harus tetap rendah hati. Para pemain melakukan apa yang mereka cintai. Banyak orang ingin berada di posisi pemain kita, bermain di tim besar dan melakukan apa yang mereka suka yaitu bermain sepakbola," tutur Tavares.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Portugal itu menekankan bahwa motivasi tinggi harus diterjemahkan dengan sikap yang tepat di atas lapangan. Fokus, agresivitas, dan intensitas dinilainya menjadi kunci pembeda dalam laga-laga ketat.
"Target saya adalah, ketika di lapangan mereka bisa lebih fokus, jadi lebih agresif, lebih intensif. Karena terkadang, di antara tim-tim dengan kualitas setara perbedaannya ada pada hal tersebut," katanya.
Tavares juga mengingatkan bahwa kehilangan fokus sekecil apa pun bisa berimbas fatal. Dewa United, menurutnya, dapat memanfaatkan celah tersebut untuk mengambil alih permainan dan merampas kemenangan.
"Jika kita tidak fokus, jika kita tidak agresif, intensif, atau jika kita tidak bermain sebagai satu tim maka lawan bisa melakukan itu dan mampu menang," ungkapnya.
Ia menyebut sepakbola kerap ditentukan oleh detail-detail kecil, bukan semata kualitas individu. Oleh sebab itu, kerja kolektif dan mentalitas bertanding menjadi aspek yang terus ia tekankan kepada para pemain.
"Kadang-kadang sepak bola seperti ini, jadi kita harus selalu memberikan motivasi," ucap Tavares.
Motivasi, lanjutnya, tidak hanya diberikan saat hari pertandingan. Proses latihan sehari-hari juga menjadi momen penting untuk menanamkan mental bertarung agar pemain terus berkembang.
"Bukan hanya pada saat pertandingan, tapi juga saat latihan agar para pemain bisa lebih berkembang," pungkas Tavares.
