Kabar kurang menyenangkan datang dari lini pertahanan tim Arema FC. Bek andalan Singo Edan, Luiz Gustavo, resmi tidak dapat merumput hingga kompetisi Super League 2025/2026 berakhir akibat cedera serius pada lutut kirinya.
Keputusan medis untuk menempuh jalan operasi diambil setelah melalui serangkaian observasi mendalam antara tim medis klub, konsultan ahli, dan sang pemain sendiri.
Dokter Tim Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi, memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi pemain asal Brasil tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Luiz Gustavo didiagnosis mengalami robekan pada ligamen Anterior Cruciate Ligament (ACL).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Luiz Gustavo mengalami robekan pada ligamen ACL lutut kiri. Cedera ini terjadi akibat insiden di lapangan di mana ia terjatuh dan tertimpa oleh pemain lain," terang dr Nanang kepada wartawan, Senin (19/1/2026).
Nanang juga menjelaskan bahwa keputusan operasi tidak diambil secara sepihak. Langkah ini dinilai sebagai opsi terbaik untuk menyelamatkan karier sepakbola Luiz Gustavo pada masa depan.
"Setelah kami berdiskusi intensif dengan konsultan ortopedi dan tim medis, serta menjelaskan kondisinya kepada pemain, Luiz sepakat untuk memilih opsi operasi segera. Tujuannya jelas, agar struktur lututnya bisa pulih sempurna dan ia dapat bermain lebih optimal di masa depan," tambahnya.
Merespons rekomendasi tim medis tersebut, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan bahwa situasi ini merupakan pukulan berat bagi tim.
Namun, dengan segala kerendahan hati, manajemen memilih untuk memprioritaskan sisi kemanusiaan dan kesehatan jangka panjang pemain.
"Tentu ini berat bagi kami di manajemen, pelatih, dan Aremania. Namun, demi kesembuhan dan karier pemain ke depannya, klub harus rela dan menyetujui opsi jalan operasi bagi Luiz. Kami tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan masa depannya," ungkap Yusrinal terpisah.
Meski harus menepi panjang, Yusrinal memastikan Arema FC tetap memegang teguh profesionalitas.
"Luiz Gustavo masih terikat kontrak hingga akhir kompetisi dan akan mendapatkan haknya serta dukungan penuh selama masa pemulihan," pungkasnya.
(auh/hil)
