Nama Pedro Ricardo Rodrigues de Matos mulai ramai dibicarakan dalam bursa transfer Super League 2025/2026. Gelandang asal Portugal itu dirumorkan menjadi salah satu pemain yang dikaitkan dengan Persebaya Surabaya.
Pedro Matos sebelumnya tampil bersama Semen Padang FC dan berperan penting sebagai pengatur permainan. Gaya bermainnya dikenal enerjik, dengan kemampuan membaca permainan serta akurasi umpan yang cukup menonjol.
Pemain berusia 28 tahun itu lahir dan besar di Portugal. Ia berposisi sebagai gelandang serang, namun memiliki fleksibilitas untuk dimainkan sebagai gelandang tengah maupun sayap kanan. Karakter tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan tim yang mengandalkan mobilitas dan kreativitas di lini kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karier Pedro Matos banyak dihabiskan di Portugal sebelum merantau ke Indonesia. Ia pernah membela sejumlah klub, termasuk SC Praiense, di mana ia sempat dipercaya sebagai kapten tim saat berlaga di ajang Piala Portugal. Setelah itu, Pedro melanjutkan perjalanan kariernya bersama Valadares Gaia FC dan AD Sanjoanense yang berkompetisi di Liga 3 Portugal hingga pertengahan 2025.
Semen Padang FC kemudian mendatangkan Pedro pada 1 Juli 2025 tanpa biaya transfer. Ia langsung menjadi pilihan utama di lini tengah Kabau Sirah. Sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026, Pedro mencatatkan 15 penampilan dengan total 1.144 menit bermain, menyumbang 1 gol dan 4 assist, serta menerima dua kartu kuning.
Pedro juga dinilai memiliki peran strategis dalam membangun serangan, terutama melalui distribusi bola dan pergerakan tanpa bola yang konsisten.
Ketertarikan Persebaya terhadap Pedro Matos disebut tidak lepas dari kebutuhan pelatih Bernardo Tavares untuk menambah kreativitas di lini tengah. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Bajul Ijo terkait kemungkinan transfer tersebut.
