Skuad Persebaya menjelma menjadi pasukan tempur yang disegani di bawah arahan Bernardo Tavares. Kala mengandaskan Malut United 2-1 di GBT, Bajul Ijo tampil militan sejak sepak mula hingga penghujung laga.
Pada pertandingan debut Bernardo Tavares tersebut, gestur para pemain di lapangan menunjukkan bahwa mereka tahu bagaimana memenangkan laga. Tak ada lagi raut ekspresi bingung atau putus asa dari para pemain seperti sebelumnya.
Menghadapi Malut, Persebaya tak mendominasi penguasaan bola. Anak asuh Tavares melakukan pressing solid di lini tengah untuk kemudian melancarkan serangan balik secepat-cepatnya, sebaik-baiknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ketajaman Gali Freitas Bangkit Kembali |
Pada setiap momen serangan balik yang dilakukan Bajul Ijo, seisi stadion bersorak dalam satu ritme. Seakan paham, serangan balik khas Tavares akan menikam setiap lawan di Gelora Bung Tomo.
"Memang strateginya seperti ini, mid block. Karena kita tahu jika kita bertahan terlalu dalam maka para pemain lawan dapat leluasa menciptakan peluang gol seperti Yance, Yakob, David da Silva. Tetapi jika kita bertahan terlalu tinggi, mereka memiliki pemain berkecapatan tinggi. Jadi kita bermain selaras dengan karakteristik pemain kita menyesuaikan karakter lawan," tutur Bernardo Tavares.
Selain itu, keberanian pemain di lapangan mendapat apresiasi pula dari para suporter. Ketika Toni menghempaskan bola ke arah Tyronne sewaktu duel misalnya, ia tampak tak sedikit pun segan pada nama besar lawan.
Tavares mengaku senang dengan bagaimana para pemainnya bersikap di lapangan. Ia juga memuji suporter di stadion yang mendukung penuh selama pertandingan.
"Saya sangat senang melihat para suporter datang ke stadion, sangat senang dengan sikap para pemain," ungkap Tavares.
Sikap para pemainnya saat lawan Malut United menjadi gambaran bagaimana arek Surabaya bermain, wani dan militan. Mereka tidak hanya bertarung dalam hal taktik, tetapi juga totalitas menjaga marwah Persebaya.
"Yang saya yakini adalah kami harus bermain sesuai dengan karakteristik yang kami miliki," tegas Tavares.
