Derby Jawa Timur tersaji pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan Persik Kediri. Arema berambisi meraih kemenangan sekaligus memutus tren negatif di kandang.
Duel Arema vs Persik berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/1/2026). Pertandingan kick off pukul 15.30 WIB.
Arema menatap laga ini dengan catatan kurang oke. Bagaimana tidak, klub berjuluk Singo Edan ini dalam beberapa pertandingan terakhir tak pernah meraih kemenangan. Bahkan saat laga kandang, Arema selalu gagal meraih kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagi-lagi, Pelatih Arema FC Marcos Santos sesumbar akan mencuri tiga poin saat menghadapi Persik Kediri. Kemenangan itu akan menjadi kunci bagi Arema demi menutup putaran pertama dengan catatan positif.
Arema FC saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 18 poin, hanya terpaut satu poin dari Persik Kediri yang menempati posisi ke-11.
Marcos Santos mengakui laga besok datang dengan tekanan besar. Karena Arema wajib menang setelah hasil kurang maksimal di beberapa pertandingan sebelumnya.
"Persiapan cukup bagus, walau tidak mudah karena kami berada dalam tekanan untuk kembali menang. Tapi tim siap dan kami ingin tiga poin," ujar Marcos dalam konferensi pers di Kandang Singa, Sabtu (10/1/2026).
Marcos juga menaruh respek tinggi terhadap Persik yang tengah berada dalam tren positif. Tim berjukuk Macan Putih disebut tampil impresif dalam tiga hingga empat laga terakhir dan dinilai memiliki organisasi permainan yang solid.
"Persik sedang berkembang dan performanya bagus. Tapi kami harus tampil lebih baik, terutama karena bermain di kandang. Walaupun dukungan belum maksimal, kami harus berjuang dan mencari tiga poin untuk Aremania," kata pelatih berkebangsaan Brazil ini.
Rekor pertemuan yang kurang menguntungkan Arema saat menghadapi Persik tak ingin dijadikan beban. Marcos menegaskan masa lalu tak lagi relevan dan fokus tim sepenuhnya tertuju pada laga besok.
"Apa yang terjadi sebelumnya sudah lewat. Sekarang yang terpenting adalah tampil maksimal dan menang untuk membuat Aremania senang," tuturnya.
Selain faktor teknis, Marcos juga menekankan pentingnya kedewasaan mental pemain. Ia menyoroti catatan kartu merah yang sempat menghantui Arema pada awal musim.
"Beberapa laga terakhir kami sudah lebih disiplin. Pemain harus bisa mengontrol emosi dan menjaga konsentrasi. Kalau mental dan fokus bagus, kami bisa kompak dan meraih tiga poin," ujarnya.
Arema juga berpeluang kembali diperkuat Dalberto, meski kondisinya belum sepenuhnya ideal. Penyerang asal Brasil itu baru kembali berlatih bersama tim setelah sempat absen lantaran pulang ke negara asalnya, Brazil.
"Kondisinya sekitar 60 sampai 70 persen. Dia belum lama berlatih dengan tim, tapi ada kemungkinan dimainkan," ungkap Marcos.
Sementara pengatur serangan Arema FC Valdeci Moreira da Silva menyebut atmosfer tim cukup positif jelang pertandingan melawan Persik Kediri.
Pemain asal Brazil ini menegaskan seluruh pemain siap bekerja keras demi mengamankan kemenangan di kandang.
"Persiapan minggu ini berjalan baik. Kami fokus memulihkan kondisi dan siap berjuang untuk kembali menang di Kanjuruhan. Ini pertandingan sulit, tapi kami optimistis bisa dapat tiga poin," ungkap Valdeci terpisah.
Valdeci menambahkan, kehadiran atau absennya Dalberto bukan faktor penentu utama. Menurut dia, kekompakan tim menjadi kunci bagi Arema untuk mengakhiri putaran pertama dengan hasil manis dan menatap putaran kedua dengan lebih percaya diri.
"Untuk besok saya harus kerja keras dengan tim dan kita butuh kemenangan untuk buat Aremania senang," tutupnya.
(auh/hil)











































