Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan pemain asal Brasil, Jefferson Junio Antonio da Silva, sebagai rekrutan terbaru pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Pemain berusia 29 tahun tersebut diproyeksikan untuk menjadi tambahan kekuatan bagi tim asuhan Bernardo Tavares.
Jefferson lahir di JaraguΓ‘, GoiΓ‘s, Brasil, pada 3 Januari 1997. Ia memiliki postur 1,76 meter dan dikenal sebagai pemain bertahan berkaki kiri dengan peran utama di sisi kiri pertahanan. Karakter tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan Persebaya yang ingin meningkatkan keseimbangan permainan di sektor sayap.
Dari sisi teknis, Jefferson dikenal sebagai bek kiri modern yang tidak hanya solid saat bertahan, tetapi juga agresif dalam membantu serangan. Kemampuannya melakukan overlap dan mengirimkan umpan silang dari sisi kiri diharapkan dapat memperlancar transisi permainan Persebaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai Pasar Jefferson saat ini diperkirakan berada di kisaran Rp 4,35 miliar atau sekitar 250 ribu euro, mencerminkan pengalamannya di level kompetitif sepak bola Brasil.
Jejak Karier Jefferson
Pengalaman Jefferson di kompetisi Brasil menjadi salah satu nilai jual utama. Ia terbiasa tampil di level tertinggi dan kasta kedua liga domestik Brasil. Klub terakhir yang dibelanya adalah OperΓ‘rio FerroviΓ‘rio (PR) di SΓ©rie B, di mana ia bergabung pada April 2025 dan mencatat delapan penampilan hingga akhir musim.
Baca juga: Bruno Paraiba Resmi Berseragam Persebaya |
Sebelum itu, Jefferson sempat menjadi pilihan reguler bersama Guarani FC pada musim 2024 dengan total 30 penampilan di SΓ©rie B. Ia juga pernah membela AtlΓ©tico Goianiense pada 2023 serta memulai karier profesionalnya bersama GoiΓ‘s EC. Debutnya di kasta tertinggi Liga Brasil (SΓ©rie A) terjadi pada April 2019 saat menghadapi Fluminense.
Selain pengalaman klub, Jefferson juga pernah mencicipi level internasional. Ia tercatat sebagai bagian dari skuad Timnas Brasil U-20 pada 2016, satu generasi dengan sejumlah pemain yang kini bersinar di Eropa seperti Lucas Paqueta dan Douglas Luiz.
(auh/abq)
