Laga antara Persik kontra Persib tuntas tanpa pemenang dengan skor akhir 1-1. Sayangnya laga tersebut diwarnai aksi suporter Maung Bandung tanpa tiket yang memaksa masuk ke stadion.
Laga Persik vs Persib berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri, Senin (5/1/2026) mulai 19.00 WIB. Suporter Persib memang banyak yang datang mendukung ke Kediri dalam laga tersebut.
Karena hal ini, Polres Kediri Kota mengakomodir dengan menggelar nonton bareng lewat layar lebar. Salah satunya di kawasan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, sebagian suporter Persib ternyata banyak yang nekat datang ke stadion, massa suporter ini memaksa masuk dan mengakibatkan saling dorong dengan petugas.
Insiden suporter yang memaksa masuk ini terjadi pada menit-menit akhir babak pertama, saat itu puluhan suporter Persib yang datang mendorong paksa pintu B hingga terbuka.
Akibatnya, sejumlah massa suporter yang tak mengantongi tiket menerobos masuk stadion. Petugas kepolisian yang mengetahui hal tersebut dengan dibantu steward berusaha menghalau dan mendorong suporter tanpa tiket agar tak masuk.
Namun uapaya tersebut sia-sia, sebab massa suporter yang semakin banyak tak terbendung. Aksi saling dorong pun pecah. Bahkan, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim yang ikut mengahalau suporter nyaris jatuh.
"Kami berupaya sebaik dan se humanis mungkin menjaga dan mengamankan jalannya pertandingan, tapi tadi anda bisa lihat sendiri suporter memaksa membuka pintu gerbang dan memaksa masuk, sehingga kami berupaya melakukan penghalauan," kata Anggi.
Kondisi tersebut membuat beberapa penonton yang memiliki tiket resmi banyak yang berdiri dan akhirnya pergi meninggalkan tribun utama. Ini karena tribun menjadi penuh sesak.
(auh/abq)











































