Awali Tahun 2026, Arema FC Masih Puasa Kemenangan

Super League

Awali Tahun 2026, Arema FC Masih Puasa Kemenangan

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 05 Jan 2026 11:43 WIB
Awali Tahun 2026, Arema FC Masih Puasa Kemenangan
Arema FC ditekuk 0-1 saat melawan Bali United di Stadion Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (4/1/2026)/Foto: Istimewa
Malang -

Arema FC tengah berada dalam tren negatif setelah tidak pernah meraih kemenangan dalam enam laga terakhir di kompetisi Liga 1 atau Super League. Hasil tersebut menjadi sorotan usai Singo Edan kembali menelan kekalahan 0-1 dari Bali United.

Dalam enam pertandingan tersebut, Arema gagal menunjukkan ketajaman di lini depan. Masalah utama yang terus berulang adalah Singo Edan kesulitan mencetak gol ke gawang lawan.

Meski tim dinilai kerap tampil cukup kompetitif, terutama di babak pertama. Namun harapan pelatih dan manajemen selalu kandas dari hasil pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui situasi ini bukan hal yang mudah bagi timnya. Pelatih berkebangsaan Brazil ini menyebut konsistensi permainan dan fokus pemain masih menjadi pekerjaan rumah besar, khususnya saat memasuki babak kedua pertandingan.

ADVERTISEMENT

"Kami sering bermain cukup baik di awal, tapi kurang fokus di momen penting. Ini yang harus segera kami perbaiki," ujar Marcos mengomentari kekalahan melawan Bali United dalam laga kemarin, Senin (5/1/2026).

Selain soal performa, Arema juga terkendala komposisi pemain. Salah satu penyerang asing Dalberto Luan Belo harus absen lagi saat Arema FC melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (4/1/2026), kemarin.

Dalberto dinilai masih kesulitan beradaptasi dan belum memberikan kontribusi maksimal terhadap tim Singo Edan. Selain Dalberto, satu pemain asing Arema Yann Motta setelah terkena hukuman kartu merah. Absennya Yann Motta cukup memengaruhi keseimbangan tim.

Dalam laga menghadapi Bali United, Arema mengandalkan duet Dedik Setiawan dan Ian Puleio di lini depan. Sementara Licas Frigeri masih dipercaya menjaga mistar gawang dari gempuran lawan. Lini belakang diperkuat Luiz Gustavo dan Rifad Marasabessy.

Arema sebenarnya berharap cukup banyak pada kekuatan lini tengah dan sayap dimotori Arkhan Fikri, Nascimento, Iksan Lestaluhu, Roberto Filho, Julian Guevara, dan Valdeci.

Meski berada dalam tekanan akibat rentetan hasil kurang memuaskan. Marcos meminta para pemain untuk tetap bekerja keras dan berharap dukungan Aremania tidak surut.

Marcos optimistis Arema bisa bangkit pada putaran kedua kompetisi.

"Putaran kedua nanti kami harus lebih kuat. Kami butuh kesabaran dan dukungan dari semua pihak," tegasnya.




(mua/hil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads