Pertandingan Arema FC vs Persita Tangerang tuntas. Singo Edan harus menelan pil pahit setelah dipecundangi Tim Pendekar Cisadane dengan skor 0-1.
Laga kedua tim diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (30/12/2025) pukul 15.30 WIB. Laga dipimpin wasit Asep Yandis asal Jawa Barat.
Persita Tangerang langsung tancap gas di menit pertama, kombinasi cepat Rayco dan Eber Bessa yang diakhir umpan kepada Matheus Leandro cukup berbahaya. Tetapi diamankan oleh Luiz Gustavo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal lagaterhenti beberapa menit karena Mario Jardel mendapat perawatan usai terinjak Salim Tuharea manakala sedang berduel. Kartu kuning untuk Salim.
Kemelut di kotak penalti Persita! Berawal dari free kick Arkhan Fikri di menit 9, Dedik mendapat bola muntah tetapi eksekusinya masih lemah di tepi gawang Igor.
Ancaman dari Persita. Tendangan keras Matheus Alves Leandro membentur rekannya, Hokky Caraka yang berada di posisi offside.
Banyak duel dilakukan, banyak pelanggaran terjadi. Permainan sengit dari kedua tim yang cenderung tampil terlalu memaksa.
Dedik kembali mendapat peluang! Menit 17 ia menerima umpan Arkhan Fikri dalam keadaan bebas, sepakan melengkungnya melebar tipis di kiri gawang Persita.
Menit 21 Valdeci bermanuver di pertahanan Persita, meliuk melewati beberapa lawan. Pergerakan flamboyan winger latin tersebut diakhiri tendangan yang masih melebar.
Dedik pecah telur! Gol pertamanya untuk Singo Edan musim ini tercipta di menit 22. Umpan akurat dari Arkhan Fikri disambutnya dengan sundulan terukur. 1-0 untuk Arema.
Gol dianulir. Pergerakan Dedik dalam menyundul bola dianggap pelanggaran karena tangannya mendorong Shin Bae Yong. Skor kembali 0-0.
Arkhan Fikri betul-betul perlu dikawal ketat Persita. Manuver dan umpan satu-duanya berhasil menembus masuk ke dalam kotak penalti. Sayang, eksekusi ketika 1 lawan 1 masih dapat dimentahkan Igor.
Laga berjalan dengan tempo pelan di menit 30-an. Persita hanya bermain menunggu dan belum benar-benar mampu mengkreasi peluang berbahaya.
Tendangan voli keras dari Jayus Haryono, mengarah tinggi jauh dari gawang di menit 38.
Kembali kartu kuning, kali ini untuk Javlon Guseynov di menit 41. Laga yang benar-benar banyak pelanggaran.
Valdeci mengolongi Matheus Alves Leandro lalu menyepak keras dengan kaki kiri. Bola membentur pemain Persita dan membuahkan sepak pojok.
Kembali peluang berbahaya dari Arema di menit 45. Sepakan Valdeci membentur bek Persita, bola muntah disambut tendangan keras Dedik yang melambung tinggi.
Babak kedua dimulai, Ian Puleio masuk menggantikan Salim Tuharea.
Arema langsung dapat peluang emas di menit 47. Umpan jauh Frigeri dikontrol baik oleh Valdeci. Setelahnya, Valdeci mengolongi Fathoni dan berhadapan dengan Igor. Sepakannya masih bisa digagalkan.
Persita langsung membalas. Bola di kaki Rayco, satu pemain Arema dilewati. Sayang, tendangan eks Real Betis tersebut masih membentur Luiz Gustavo.
Iksan Lestaluhu dikartu kuning pada menit 50. Ia terlalu tinggi mengangkat kaki ketika berduel dengan Benyamin.
Eber Bessa berhasil merangsek masuk ke kotak penalti Arema di menit 52. Skema apik dari Rayco, Matheus, dan Eber Bessa. Sepak pojok untuk Persita.
Belum lama dapat peluang, Eber diganjar kartu kuning. Kakinya menginjak telak Bayu Setiawan.
Tendangan spekulasi dilakukan Ian Puleio pada menit 55. Masih melebar jauh di kanan gawang Igor.
Hokky Caraka mendapat peluang satu lawan satu dengan Lucas Frigeri. Berawal dari serangan balik cepat di menit 61, Matheus Alves mengirim umpan pada Hokky. Sepakan penyerang asal Gunung Kidul masih terlalu lemah.
Free kick untuk Arema. Pergerakan Dedik dalam merebut bola memaksa bek Persita melakukan pelanggaran di depan kotak penalti. Kartu kuning untuk Benyamin di menit 65.
VAR! Kartu kuning Andreas Benyamin dianulir, wasit Asep Yandis memberinya kartu merah. Persita melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Tendangan bebas dieksekusi Valdeci. Sepakan pemain bernomor punggung 10 tersebut melintir mulus tetapi masih di atas gawang.
Dendi dan Betinho dimasukkan Arema di menit 73, menggantikan Bayu dan Jayus.
Puleio mendapat peluang di dalam kotak penalti. Tusukan Arkhan Fikri di menit 75 menciptakan ruang kosong, bola disodorkannya pada Ian. Sepakan Ian Puleio keras, tetapi mengarah antah berantah.
Tendangan keras Betinho deras mengarah gawang, dapat diamankan Igor. Sepak pojok untuk Arema.
Hingga menit 85, Arema masih senantiasa mendominasi pertandingan. Namun, solidnya pertahanan Persita masih belum dapat ditembus meski hanya dengan 10 pemain.
Dua peluang emas dari Arema pada menit 87 dari sisi kiri. Keduanya hanya berbuah sepak pojok. Singo Edan benar-benar mengurung Laskar Cisadane.
Persita gol!!! Dejan Racic yang baru saja dimasukkan berhasil melesakkan sepakan keras ke sudut gawang Arema. Berawal serangan balik, umpan terobosan Rayco dapat dieksekusi dengan baik pada menit 90.
Setelah kebobilan, Arema bermain secara kacau. Tambahan waktu 8 menit, terlalu lama untuk babak kedua yang tak banyak terhenti.
Hingga peluit akhir, Arema tak mampu mencetak gol. Kemenangan untuk Persita. Singo Edan tak berdaya di Kanjuruhan.
Susunan Pemain
Arema FC: Lucas Frigeri, Bayu Setiawan, Luiz Gustavo, Julian Guevara (C), Iksan Lestaluhu, Jayus Haryono, Arkhan Fikri, Matheus Nascimento, Valdeci, Salim Tuharea, Dedik Setiawan.
Persita Tangerang: Igor Rodriguez, Charisma Fathoni, Javlon Guseynov (C), Mario Jardel, Tamirlan Kozubaev, Zalnando, Sin Yong Bae, Eber Bessa, Hokky Caraka, Rayco, Matheus Leandro.
(dnp/abq)











































