Persebaya menumpahkan dahaga kemenangannya pada Persijap dengan skor telak 4-0. Setelah lima laga imbang secara beruntun, Bajul Ijo kali ini tampil dengan sangat meyakinkan dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan tunda ke-8.
Menghadapi Persijap Jepara yang sedang ingin beranjak dari zona degradasi, Persebaya dibuat kesulitan pada awal pertandingan. Carlos Franca dan Alexis Nahuel beberapa kali membahayakn dengan peluangnya.
Ancaman Persijap tak berlangsung lama, dominasi pertandingan berubah sejak gol penalti dari Bruno Moreira pada menit ke-26. Setelahnya, Bajul Ijo semakin menggila.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Persebaya Surabaya Libas Persijap Jepara 4-0 |
12 menit berselang, Leo Lelis menggadakan keunggulan. Berawal dari sepak pojok maestro bernomor punggung 7 asal Meksiko, sundulan Leo merobek habis jala gawang Persijap. Skor bertahan hingga paruh pertama selesai.
Di babak kedua Persebaya menegaskan bahwa inilah Bajul Ijo sesungguhnya. Sebagaimana tim yang begitu mendamba kemenangan, Persebaya mendominasi telak di waktu sisa.
Menuju akhir laga, Persijap dipaksa menelan pahitnya kebobolan oleh 2 gol dari Rivera dan Perovic. Tak mampu mengejar ketertinggalan, Laskar Kalinyamat pulang dengan kekalahan.
Kemenangan tersebut membawa Persebaya melenting ke peringkat 6 klasemen sementara Super League 2025/2026. Tidak hanya itu, 3 poin ini juga menjadi pembuktian mental pemenang para pemain Bajul Ijo.
"Kemenangan ini bukan diraih dengan tiba-tiba, 5 hasil seri sebelumnya bukanlah hasil yang kita inginkan. Saya tekankan bahwa mental pemenang kita harus kembali," tutur Pelatih Sementara Persebaya Surabaya Uston Nawawi dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Selain itu, Uston Nawawi juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan suporter serta kerja keras para pemain dan staff.
"Tentunya kita mengucapkan syukur karena dukungan bonek bonita, kerja keras pemain, staff, terutama pemain hari ini menunjukkan seperti apa Persebaya. Saya tekankan di awal ini baru permulaan," pungkas Uston.
(dnp/dpe)
