Rachmat Irianto, gelandang bertahan Persebaya tidak ingin rasa malu kembali hinggap pada skuanya saat menjamu Persijap Jepara pada Sabtu (28/12). Dia mengatakan, 5 hasil imbang beruntun bagi Persebaya tidak boleh terulang kembali.
Dalam sesi konferensi pers jelang laga menghadapi Persijap, Irianto mengungkapkan bahwa sebisa mungkin tidak ada lagi peluang yang disia-siakan. Ia juga menyayangkan laga-laga sebelumnya ketika Persebaya banyak kebobolan.
"Saya sebagai pemain yang mewakili teman teman, dengan hasil imbang 5 kali sebelumnya sebagai pemain merasa malu. Harusnya selama 5 pertandingan itu bisa dimaksimalkan tetapi banyak peluang yang sia-sia dan kita juga banyak kebobolan," tutur Irianto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laga menghadapi Persijap dimaknai Irianto sebagai momentum bagus bagi Persebaya untuk merengkuh kemenangan. Sebagai pemain, ia merasa malu dan tak rela apabila kembali kehilangan poin.
"Melawan Persijap adalah momentum yang sangat baik. Saya sudah katakan bahwa saya sendiri sebagai pemain itu malu kalau hasil imbang terus menerus. Pertandingan besok adalah momentum bagi Persebaya," katanya.
Meski menghadapi klub yang sedang berkubang di papan bawah, tetapi Irianto tidak menganggap remeh Persijap Jepara. Menurutnya pandangan sebelah mata terhadap lawan bisa jadi sebuah bumerang bagi skuad Bajul Ijo.
"Kalau Persebaya menganggap remeh akan jadi bumerang bagi temen-temen persebaya itu sendiri. Jadi ya pemain Persijap perlu diwaspadai semua," pungkas pemain bernomor punggung 53 itu.
(irb/dpe)











































