Laga Arema FC Vs Persebaya, Polisi Siagakan 2.034 Personel

Liga 1

Laga Arema FC Vs Persebaya, Polisi Siagakan 2.034 Personel

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 30 Sep 2022 10:25 WIB
live Instagram yang digelar detikJatim. Acara ini bertajuk Njagong Bareng detikJatim - Rivalitas 90 Menit Seduluran Selawase!
AKBP Ferli berbincang dengan Kombes Yusep (Foto: Tangkapan Layar)
Malang -

Jelang laga Arema FC kontra Persebaya, Polres terus melakukan koordinasi. Salah satunya Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat berdialog dengan Kapolrestabes Surabaya Kombes Yusep Gunawan.

Keduanya berbincang santai dalam forum 'Njagong Bareng detikJatim'. Perbincangan ini disiarkan live di akun Instagram @detik_jatim membahas laga antara Arema FC dan Persebaya.

Dalam forum tersebut, segala kesiapan pengamanan juga dibahas. Tak hanya antara stakeholder. Namun juga bersama dengan kedua perwakilan supporter yakni Aremania dan Bonek.

Ferli kemudian memberikan imbauan dalam kesempatan itu agar masyarakat Malang turut serta untuk menjaga Kamtibmas. Terlebih menjelang pertandingan antara Arema FC dan Persebaya.

Ia juga mendukung keputusan panpel yang tidak menghadirkan Bonek away ke Stadion Kanjuruhan Malang. Sebab selain tidak ada kuota, hal ini semata-mata juga demi menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sedangkan untuk skema pengamanan, Polres Malang akan meminta bantuan dari Polres penyangga dan dari Polda Jatim. Ini untuk memberikan pelayanan pengamanan di titik-titik perbatasan wilayah untuk mengamankan Aremania dari luar wilayah Malang Raya.

Mengantisipasi adanya supporter Bonek yang tetap hadir ke Malang, pihaknya akan mencoba mengumpulkan dan memberikan pengamanan untuk dikembalikan ke Surabaya. Namun ia optimis hal itu tak akan terjadi.

Ini karena Polrestabes Surabaya telah memfasilitasi bonek yang ada di Surabaya dengan menyiapkan titik-titik untuk menggelar nonton bareng (nobar). Fasilitas ini sekaligus sebagai ganti karena bonek tak bisa mendukung secara langsung.

"Kami sudah menyiapkan 2.034 personel pengamanan, ditambah 50 personel cadangan yang ditempatkan di polres. Kita berharap pertandingan kali ini bisa berjalan dengan aman dan damai. Rivalitas hanya berjalan 90 menit di lapangan, apapun hasilnya, kedua belah pihak bisa sama-sama menerima," kata Ferli, Kamis (29/9/2022).

Ferli sendiri berharap ke depan semua suporter tak terkecuali Aremania dan Bonek bisa satu tribun mendukung timnya masing-masing. Sebab menurutnya, sepakbola sejatinya bukan sebagai pemecah tapi pemersatu.

"Kita berharap nanti ke depan suatu ketika sebagaimana kita bisa menerima supporter lainnya, kelak kedua belah pihak Aremania dan Bonek Mania bisa menyatu dalam satu tribun," imbuh AKBP Ferli.

Saat disinggung mengenai calo tiket, Ferli menyebut pihaknya juga telah melakukan pendekatan. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan pihak Panpel Arema FC untuk terus menertibkan para calo.

Meski tak mudah, namun dari pihak panpel Arema FC akan menerbitkan ketentuan penjualan harga eceran tertinggi. Ini untuk menekan tiket yang dibeli para calo.

Sedangkan untuk mengantisipasi membludaknya penonton yang melebihi kapasitas di Stadion Kanjuruhan. Ferli juga menegaskan kepada pihak Panpel Arema FC untuk tidak mencetak tiket melebihi kapasitas Stadion.

Ferli menambahkan, pihaknya juga menerima informasi terbaru dari Panpel Arema FC jika tiket untuk laga klasik Jawa Timur itu telah habis. Menurutnya, hal ini menunjukkan betapa antusiasnya penonton dan animo masyarakat untuk menyaksikan laga secara langsung.

"Imbauan kami kepada dulur-dulur Aremania dan Bonek Mania, jangan mudah terprovokasi, jaga situasi kondusif yang selama ini kita bangun," tandas Ferli.



Simak Video "Melihat Tribun 12, Saksi Bisu Mencekam Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/sun)