Hampir di setiap perayaan, pasti ada makanan atau hidangan khas yang identik dengan perayaan itu. Salah satunya adalah klappertart, kue khas Manado, Sulawesi Utara, yang hampir selalu muncul saat perayaan Natal sebagai makanan penutup.
Kue ini juga kerap menjadi pilihan buah tangan ketika menyambangi ibu kota Sulawesi Utara. Namun, detikers tak perlu jauh-jauh ke Manado, untuk mencicipi hidangan khas ini loh!
Klappertart sendiri terbuat dari bahan dasar kelapa, susu, telur, tepung terigu. Terdengar menggunakan bahan yang mudah didapatkan bukan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikers juga bisa mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. Jika tertarik untuk mencobanya, simak artikel sampai habis ya! Nanti kamu bakal ketemu sama resepnya!
Mengenal Kue Klappertart
Sebelum mulai mencoba membuat dan mencicipi kue ini, detikers juga perlu mengenal terlebih dahulu apa sih yang menjadikan kue ini menjadi khas hidangan saat Natal.
Kue ini rupanya bagian dari akulturasi hidangan Belanda dan Indonesia yang tentunya memiliki jejak sejarah dari pengaruh Belanda loh! Tapi rasanya sudah sangat menyatu dengan lidah lokal.
Melansir dari jurnal Universitas Surya, Banten berjudul 'Klappertaart: an Indonesian-Dutch Influenced Traditional Food', nama kue ini sendiri diambil dari bahasa Belanda yaitu 'klapper' yang berarti kelapa, dan 'taart' yang berarti kue. Sementara secara istilah, klappertart adalah kue kelapa yang berasal dari Manado.
Baca juga: 7 Kue Khas Natal di Indonesia |
Begini Sejarah Kue Klappertart
Awalnya, klappertart lahir dari eksperimen dapur di masa kolonial. Seorang perempuan Belanda mencoba memadukan resep tart khas Eropa dengan bahan yang mudah ditemukan di Manado, yaitu kelapa muda yang melimpah di sana.
Dari situ tercipta kue dengan rasa manis-gurih yang khas, berisi campuran kelapa, susu, telur, tepung, plus kenari dan kismis. Hidangan ini biasanya dikonsumsi oleh keluarga Belanda kelas menengah ke atas di Hindia Belanda.
Hingga kemudian, resep ini menyebar di Manado karena ada orang Indonesia yang saat itu bekerja untuk keluarga Belanda dan mempelajari resep kue tart ini.
Dari situ lah beberapa orang pribumi kelas atas memiliki kesempatan untuk mengeksplor gaya hidup Belanda, termasuk mempelajari resep klappertart. Tak sampai situ, resep ini kemudian tersebar luas melalui penjualan kue di Indonesia dan buku resep yang ditulis sendiri oleh orang Belanda.
Klappertart kemudian lekat dengan Natal karena Sulawesi Utara punya tradisi perayaan Natal yang kuat. Banyak hidangan bergaya Barat diadaptasi ke bahan lokal, dan klappertart jadi salah satu yang paling bertahan. Resepnya menyebar dari dapur ke dapur, diwariskan, dan akhirnya selalu hadir di meja Natal.
Soal rasa dan tekstur, klappertart bisa dibuat dengan dua cara antara dipanggang atau dikukus. Versi aslinya cenderung manis ala Eropa, tapi klappertart Manado biasanya lebih gurih dan tidak terlalu manis. Teksturnya pun lembut, mirip puding, dengan aroma kelapa yang langsung terasa sejak suapan pertama.
Resep dan Cara Membuat Klappertart, Bisa Tanpa Rhum!
detikers yang ingin mencoba membuat kue klappertart khas Manado sendiri di rumah, bisa mengikuti resep dan cara membuatnya ala Primarasa di bawah ini, ya!
Bahan-bahan
- 3 butir telur
- 2 kuning telur
- 2 sdm tepung terigu
- 350 ml susu cair
- 150 ml krim kental
- 100 g gula pasir
- 1 sdt ekstrak vanila
- 1 sdm rum
- 300 g daging kelapa muda keruk
- 50 g kenari panggang iris
- 2 sdm kismis, untuk taburan
Cara Membuat Klappertart
- Siapkan 12 buah mangkuk volume 150 ml.
- Kocok telur dalam mangkuk menggunakan pengocok kawat, jangan sampai berbuih, lalu sisihkan.
- Larutkan tepung terigu dalam 50 ml susu, sisihkan.
- Rebus sisa susu sebanyak 300 ml bersama krim kental dan gula pasir dalam panci hingga panas dan gula larut, tidak perlu sampai mendidih.
- Campurkan sedikit susu ke dalam larutan tepung dalam mangkuk, aduk, lalu masukkan ke dalam panci susu.
- Masak sambil aduk adonan hingga kental, lalu angkat dan dinginkan.
- Setelah adonan agak dingin (hangat), masukkan beberapa sendok adonan ke dalam telur yang sudah dikocok, lalu aduk.
- Masukkan kembali ke dalam adonan, aduk, lalu saring.
- Masukkan ekstrak vanila, rum, kelapa muda, dan kenari, lalu aduk hingga tercampur merata. Tuang adonan ini ke dalam mangkuk-mangkuk yang sudah disiapkan sampai penuh.
- Taburi kismis di permukaannya.
- Siapkan loyang untuk au bain marie (panggang tim). Taruh adonan di dalamnya, lalu masukkan air panas yang sudah dididihkan sampai setengah tinnggi mangkuk.
- Panggang dalam oven hingga matang selama 20 menit.
Mudah banget kan, detikers? Tidak masalah kalau kamu tidak menambahkan rhum, rasanya tetap lezat kok
Rhum atau essence rhum memang memberi aroma wangi dan rasa khas, tapi banyak resep klappertart Manado asli justru tanpa alkohol, supaya cocok untuk semua orang.
Kalau mau variasi, kamu bisa pakai ekstrak vanila ekstra, essence almond, atau sari apel. Beberapa resep bahkan menambahkan jus, hasilnya tetap autentik dan enak dimakan dingin.
(auh/irb)











































