Angkringan Cantik di Jombang Ramai Pelanggan, Segini Omzetnya Tiap Malam

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 20 Sep 2022 20:52 WIB
Angkringan cantik di Jombang
Angkringan cantik di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim
Jombang -

Angkringan cantik di sepanjang Jalan Gus Dur, Jombang menjadi tongkrongan yang ramai disinggahi muda-mudi. Setiap malam, angkringan ini selalu laris manis.

Salah satu penjaga angkringan di Jalan Gus Dur yakni Devita Aulia. Remaja berusia 16 tahun ini mengatakan, angkringan di sini rata-rata dijaga mudi-mudi. Salah satu maksudnya yakni untuk menarik pelanggan.

"Untuk menarik pelanggan, sekaligus menjadi teman ngobrol, teman curhat agar pelanggan kembali lagi ke sini. Kalau yang jaga cewek angkringannya lebih maju karena lebih menarik," kata Devita, Selasa (20/9/2022).

Devita berstatus karyawan angkringan. Ia digaji Rp 1 juta per bulan. Menurutnya, omzet angkringan memang tak terlalu besar. Hanya saja tidak pernah sepi pembeli. Omzetnya Rp 225 ribu di hari biasa dan Rp 400 ribu ketika akhir pekan.

Lain halnya dengan Ananda Nela (19). Gadis asal Tembelang, Jombang ini menjaga angkringan miliknya sendiri sejak 2,5 tahun lalu. Omzet penjualannya Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu di hari biasa dan Rp 400 ribu sampai Rp 450 ribu saat akhir pekan.

"Pembeli ramai malam hari, ada yang dari Kediri, Tuban dan Lamongan," ungkapnya.

Angkringan ini berada di sisi kiri dan kanan jalan, dari depan Universitas Darul Ulum sampai Bundaran Ringin Contong, Jombang. Sedikitnya, terdapat 16 angkringan di sepanjang jalan protokol ini.

Deretan angkringan di Jalan Gus Dur ini buka setiap malam pukul 19.00 WIB hingga 24.00 WIB. Di akhir pekan, jam buka sampai pukul 01.00 WIB.

Seperti di daerah lain, masing-masing angkringan berupa gerobak dan kursi kayu panjang di sekelilingnya untuk duduk pengunjung. Pengelola juga menyediakan tikar untuk pengunjung yang ingin lesehan.

Menu makanan dan minuman yang disajikan juga tergolong umum dengan harga terjangkau. Seperti kopi, harganya Rp 4 ribu. Teh, susu jahe dan aneka minuman saset yang disajikan dingin harganya Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu per gelas.

Ada pula aneka gorengan dan sate. Seperti sate usus ayam dan sate telur puyuh yang dijual Rp 3 ribu per tusuk. Juga nasi bungkus yang harganya Rp 7 ribu.

Belasan angkringan itu dijaga perempuan yang relatif muda. Usia mereka sekitar 16-23 tahun. Maka tak heran, angkringan di Jalan Gus Dur ini digandrungi kawula muda.

Keramahan gadis penjaga angkringan membuat pelanggan betah. Ada yang statusnya karyawan, ada pula sebagai pemilik angkringan.

"Hampir setiap hari ke sini. Karena penjualnya ramah, enak diajak ngobrol, kopinya enak, harganya terjangkau," kata seorang pelanggan, Aldiansyah Putra (20).



Simak Video "Akhir Pelarian Ayah di Jombang Usai Tabrak Lari Anak Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/sun)