Kabar Kuliner

Mie Gacoan Ternyata Belum Tersertifikasi Halal, Begini Alasannya

Tim detikFood - detikJatim
Jumat, 19 Agu 2022 04:33 WIB
Mie Gacoan Gejayan viral gegara pembeli tak bawa kendaraan ditarik parkir.
Mie Gacoan di Gejayan. (Foto: Jauh Hari Wawan/detikJateng)
Surabaya -

Mie Gacoan dari Jogja kini punya banyak cabang. Hampir semua cabangnya selalu diantre pembeli. Tetapi Mie gacoan tidak bisa disertifikasi halal. Ini penjelasannya.

Mie Gacoan merupakan mie pedas kekinian. Mienya diberi bumbu banyak cabe lalu diberi topping daging ayam rebus yang dicincang halus.

Brandnya sudah ada sejak 2016 lalu, tapi gerai Mie Gacoan pertama kali dibuka pada 2018 di Kota Solo.

Setelah viral di tahun 2019 keberadaannya mulai meluas hingga membuka gerai di sejumlah daerah Indonesia. Di Surabaya, Sidoarjo, Malang, Jember, hingga Jakarta.

Di media sosial viral setiap gerai Mie Gacoan selalu ramai diantre pembeli. Atreannya sampai mengular. Tapi mencuat kabar Mie Gacoan tak bisa sertifikasi halal.

Hal itu dibahas pengguna TikTok @leli.azizah sebagaimana dikutip detikFood, Kamis (18/8/2022), yang sering menjelaskan tentang kualitas, keamanan, dan kehalalan suatu produk makanan dan minuman.

Dijelaskan bahwa Mie Gacoan tidak bisa disertifikasi halal karena tidak memenuhi salah satu sistem jaminan halal (SJH) yang telah ditetapkan oleh LPPOM MUI.

Itu adalah ketentuan nama merek dan produk. Dikutip dari Kriteria Sistem Jaminan Halal HAS 23000, persyaratan nama merek atau produk tidak boleh mengarah pada hal kebatilan.

"Nama produk tidak boleh menggunakan nama yang mengarah pada hal-hal yang menimbulkan kekufuran, kebatilan. Contoh: cokelat valentine, biskuit natal, mie gong ci fa cai," demikian bunyi penjelasan dari laman LPPOM MUI.

Sementara itu, dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata 'gacoan' artinya adalah 'taruhan'. Selain itu, gerai ini banyak menggunakan nama setan dan jin untuk menunya.

Ditelusuri detikFood, Mie Gacoan menawarkan menu mie iblis dan mie setan untuk mendiskripsikan rasa pedas pada mienya. Bukan hanya menu makanan saja, tetapi juga menu minuman.

Untuk menu minumannya ada beberapa yang menggunakan nama setan, seperti es genderuwo, es tuyul, es sundel bolong dan es pocong. Karena itu, Mie Gacoan tidak memenuhi salah satu kriteria untuk sertifikasi halal.

Dalam hal ini perlu digaris bawahi juga mengenai bahan-bahan yang digunakan. Namun, ketika detikFood mencari di laman info.halal.go.id dan halalmui.org tidak ditemui Mie Gacoan.

Kesimpulannya, Mie Gacoan tidak bisa disertifikasi halal karena tidak memenuhi kriteria, yakni pada nama produk. Untuk penggunaan bahannya bisa memastikan ke pihak restoran.



Simak Video "Ricuh Ojol Vs Karyawan Mie Gacoan Kotabaru Yogyakarta!"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)