Kangen Masakan Sunda? Cobain di Warung Ini Yuk

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 16 Jan 2022 17:38 WIB
Waroeng Soerabi Bandoeng
Masakan Sunda di Surabaya (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Masakan Sunda di Surabaya jarang ditemukan. Para perantau pun terkadang rindu makanan khas daerah di Jawa Barat. Seperti Soerabie Bandung hingga lumpia basah khas Bogor.

Untuk mengobati rasa rindu masakan Tanah Sunda, warga Jabar berdomisili Surabaya bisa mampir ke Waroeng Soerabi Bandoeng. Warung yang ada di Jalan Raya Mulyosari Surabaya.

Warung ini menyajikan beberapa menu yang jarang ditemui di Kota Pahlawan. Seperti soerabi, mie kocok Bandung, dan lumpia basah yang masak langsung oleh orang asli Bogor.

Menu soerabi memiliki banyak varian yang tak hanya menggunakan santan. Ada soerabi oncom atau tempe fermentasi, soerabi pisang coklat keju susu, hingga soerabi dengan toping kornet bolognaise yang jarang ditemui di Surabaya.

Rasanya pun gurih dan manis, tentu berbeda dengan Serabi Solo. Soerabi oncom serundeng pun rasanya pas dan nikmat ketika disantap oleh orang Surabaya atau Jatim.

Meski adonan dicampur oncom muda dan diberi toping oncom serundeng di atasnya, rasanya rasanya semakin enak. Makanan tradisional Jabar ini semakin nikmat ketika disantap saat hujan.

"Karena di Surabaya belum ada soerabi Bandung, berkali-kali ketemu orang Bandung di Surabaya itu nggak ada, susah cari makanan khas Bandung. Warung saya sekalian memperkenalkan menu khas Jawa Barat, seperti mie kocok, lumpia basah murni resep saya," kata pemilik Waroeng Soerabi Bandoeng, Rahmayanti Subianto saat ditemui detikJatim, Minggu (16/1/2022).

Waroeng Soerabi BandoengWaroeng Soerabi Bandoeng/ Foto: Esti Widiyana

Rahma mengatakan, jika Oncom di Surabaya belum ada. Oleh karena itu ia membuat oncom sendiri sebagai varian dari soerabi.

Selain itu, ia membuat bumbu dan bahan makanan khas Jabar sendiri. "Seperti bolognes sendiri buat semua buat sendiri. Mayones saya buat sendiri. Handmade semua," ujarnya.

Kemudian mie kocok khas Bandung yang dimasak tanpa menggunakan penyedap rasa atau MSG. Murni rasa yang diciptakan menggunakan kaldu rebusan daging dan tulang sapi. Iga sapi sebagai toping pelengkap dengan teksturnya yang empuk.

Pembuatan lumpia basa basah khas Bogor juga dibuat sendiri. Manisnya sayur pun dari buah bengkoang, sehingga rasanya manis.

"Sausnya dari perasan bengkuang, manisnya pakai gula aren. Semua dari bumbu sayuran, kecuali telur," pungkasnya.

Harganya tak menguras kantong. Paling murah harga Rp 7.000 untuk soerabi original, dan paling mahal Rp 14.000. Mie kocok Rp 25.000 dan lumpia basah Rp 12.000.



Simak Video "Bikin Laper: Dapur Nasi Timbel Rakama"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)