Salut! Kafe Dimsum Ini Berdayakan Penyandang Disabilitas

Purwo Sumodiharjo - detikJatim
Minggu, 16 Jan 2022 15:10 WIB
Kafe Dimsum di Pacitan Ini Berdayakan Disabilitas
Dimsum buatan disabilitas (Foto: Purwo Sumodiharjo/detikcom)
Pacitan -

Kafe yang satu ini tergolong istimewa. Namanya Al's Dimsum. Seperti namanya, tempat nongkrong anak muda ini menyuguhkan sajian dimsum. Ada pula aneka minuman. Tapi yang lebih spesial lagi, sebagian besar karyawannya tuna rungu.

Kios di Jl Yos Sudarso itu buka sepanjang hari. Mulai jam 09.00 sampai 20.00 WIB. Selama itu pula pembeli tak pernah sepi. Tak hanya melayani makan di tempat, Al's Dimsum juga menyediakan layanan pesan antar.

"Idenya itu dari anak saya. Karena di Pacitan saat itu belum ada yang jualan dimsum," tutur pemilik usaha Septa Dini Hariwati kepada detikJatim, Minggu (16/1/2022).

Eta, sapaan Septa Dini Hariwati, menyebut jika putrinya penyandang disabilitas. Kala itu, si anak bernama Alesa Febi Nareswari baru saja lulus Sekolah Luar Biasa (SLB) jenjang SMA di Sukoharjo, Jateng. Setelah lulus, Alesa pernah ikut kerja seseorang.

Namun rupanya keterbatasan fisik membuat perlakuan terhadap Alesa agak berbeda dengan karyawan lain. Eta pun memutar otak dengan membuatkan putrinya usaha mandiri. Gagasan itu pun disambut baik Alesa yang memang dikenal ulet sejak kecil.

"Tiga bulan pertama itu ya nyari-nyari resep di YouTube sampai dapat resep yang pas gitu. Akhirnya mulai buka tanggal 8 November 2020. Alhamdulillah sampai sekarang lancar," papar Eta.

Kafe Dimsum di Pacitan Ini Berdayakan DisabilitasKafe Dimsum Berdayakan Disabilitas/ Foto: Purwo Sumodiharjo

Seiring roda bisnis yang berputar kian cepat, Eta pun teringat sejumlah rekan sekolah Alesa sesama tuna rungu. Terlebih sebagian besar mereka belum memiliki pekerjaan. Dia pun menawarkan kesempatan dengan terlebih dahulu mengajak bicara orang tua mereka.

Sejak saat itulah, Alesa tak bekerja sendiri. Ada empat rekannya yang ikut di Kafe Al's Dimsum. Mereka terlibat pada keseluruhan proses. Mulai pembuatan hingga penyajian.

"Awalnya agak susah terutama bikin bentuknya. Tapi lama-lama bisa. Belajarnya di rumah sama adik, sama Mama," kata Alesa menjawab pertanyaan wartawan melalui ibunya.

Bagi penikmat makanan khas Negeri Tirai Bambu, Al's Dimsum bisa menjadi pilihan. Tempat yang luas membuat pengunjung kafe merasa lebih santai. Nuansa tradisional juga terasa kental dengan penyajian menggunakan wadah berupa besek (kotak dari anyaman bambu).

Tiap porsi dimsum dijual mulai harga Rp 13 ribu. Pembeli pun dapat memesan campuran rasa sesuai selera. Mulai dari wortel, smoked beef, jamur, hingga cumi dan udang. Tentu saja, tersedia beragam jenis minuman.

"Awalnya penasaran. Ternyata memang rasanya mantap. Enak banget," ucap Evi Irawati, seorang pelanggan.



Simak Video "Puas Makan Dimsum di Resto Kekinian Yinyang Dimsum"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)