Kapolri Ajak Ulama Jatim Sinergi Jaga Kamtibmas

Kapolri Ajak Ulama Jatim Sinergi Jaga Kamtibmas

Aprilia Devi - detikJatim
Sabtu, 17 Okt 2026 18:34 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Mapolda Jatim
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Mapolda Jatim. (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengajak jajaran kepolisian memperkuat sinergi dengan ulama, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Kapolri bersama ulama se-Jawa Timur di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Sabtu (17/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.

Acara itu turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim, pejabat utama Mabes Polri dan Polda Jatim, para kapolres, serta ulama dan kiai dari berbagai daerah di Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suyudi mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan para ulama, kiai, tokoh senior, dan jajaran Forkopimda Jatim.

"Tujuan saya berkunjung ke Polda Jawa Timur tentunya untuk menjalin silaturahmi bersama ulama, para kiai, para sepuh, dan juga jajaran Forkopimda Jawa Timur," ujar Suyudi.

ADVERTISEMENT

Kapolri juga meminta doa dan dukungan para ulama serta masyarakat agar Polri dapat menjalankan tugas secara optimal, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Ia menegaskan, tugas kepolisian harus diiringi upaya penegakan hukum yang berkeadilan.

"Kami memohon doa dan dukungan agar bisa melaksanakan tugas dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, serta melakukan upaya-upaya penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah ini," katanya.

Suyudi juga mengingatkan jajaran Polda Jatim untuk memperkuat kerja sama dari tingkat pimpinan hingga personel di lapangan. Menurutnya, kolaborasi dengan tokoh agama, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, dan pemangku kepentingan lainnya penting untuk menjaga stabilitas kamtibmas.

Ia meminta seluruh personel mengedepankan semangat kebersamaan sebagaimana slogan Polri, yakni Polisi Bersama Masyarakat.

"Kita menyadari bahwa polisi berasal dari masyarakat. Kita lahir untuk masyarakat, kita bekerja dengan tulus untuk masyarakat dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di wilayah Jawa Timur," tutur Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak insan pers untuk terus berkontribusi melalui penyampaian informasi yang cepat dan positif. Ia turut membuka ruang bagi kritik, masukan, dan saran sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

"Kalau ada hal-hal yang dirasa menjadi gangguan ataupun pelayanan kita yang kurang maksimal, berikan masukan dan saran agar kita bisa lebih baik lagi dalam bekerja," ujarnya.

Kapolri turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Timur atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, sinergi antara Polri, ulama, pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Melalui Silaturahmi Kamtibmas tersebut, komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan para ulama diharapkan semakin kuat sehingga upaya menjaga kerukunan, persatuan, serta kondusivitas di Jawa Timur dapat terus terpelihara.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads