Kampung Inggris Mengajar di Pare Kediri Resmi Dibuka, Ini Pesan Polisi

Kampung Inggris Mengajar di Pare Kediri Resmi Dibuka, Ini Pesan Polisi

Andhika Dwi - detikJatim
Selasa, 06 Okt 2026 21:30 WIB
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif saat membuka Kampung Inggris Mengajar 2026
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif saat membuka Kampung Inggris Mengajar 2026. (Foto: Istimewa)
Kediri -

Program Kampung Inggris Mengajar 2026 resmi dibuka di Kresna Kampung Inggris Pare, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Program tersebut menjadi wadah pembelajaran bahasa sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda.

Program yang menjadi salah satu unggulan Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif itu melibatkan jajaran kepolisian, pemerintah, Forum Kampung Bahasa (FKB), pengajar, relawan, serta peserta.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas peran Kampung Inggris sebagai ruang pendidikan. Tak hanya meningkatkan kemampuan bahasa asing, program ini juga mendorong pembentukan karakter dan lingkungan tumbuh yang sehat bagi anak muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kapolres Kediri AKBP Wahyudin Latif, kemampuan bahasa Inggris dapat menjadi bekal bagi anak muda untuk memperluas akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan, informasi, hingga peluang ekonomi.

ADVERTISEMENT

"Bahasa Inggris bukan sekadar kemampuan berkomunikasi. Ada akses pengetahuan dan peluang yang lebih luas yang bisa dibuka dari kemampuan itu. Karena itu, kesempatan belajar seperti ini perlu dimanfaatkan dengan baik," kata Latif, Selasa (6/10/2026).

Di sisi lain, kesempatan berkembang membutuhkan lingkungan yang mendukung. Latif pun mengingatkan peserta untuk menjauhi narkoba, tawuran, minuman keras, serta berbagai perilaku yang dapat mengganggu masa depan.

"Anak-anak muda harus punya ruang yang sehat untuk belajar dan berkembang. Jangan sampai lingkungan pendidikan justru dimasuki narkoba atau gangguan lainnya. Kampung Inggris harus kita jaga tetap aman dan nyaman," tegasnya.

Bagi para pengajar dan relawan, ruang belajar juga menjadi tempat menanamkan nilai di luar kemampuan bahasa. Kedisiplinan, keberanian, kreativitas, dan kepercayaan diri menjadi bekal yang turut dibangun dalam proses pembelajaran.

Sementara bagi Polres Kediri, keterlibatan dalam program tersebut menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi muda. Pendidikan dipandang sebagai ruang penting untuk membangun interaksi yang sehat sekaligus mempersempit celah berbagai persoalan sosial.

"Di lingkungan pendidikan, Polri mengambil bagian dalam menciptakan ruang bagi generasi muda untuk belajar, berprestasi, dan berkembang," kata Latif.

Program Kampung Inggris Mengajar diharapkan menjadi titik temu antara pendidikan, pemberdayaan, dan keamanan. Melalui program tersebut, Kampung Inggris Pare didorong tetap menjadi ruang belajar yang produktif, aman, dan memberi kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads