Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menggelar Safari Jumat di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ikhsan, Kecamatan Menganti. Di hadapan sekitar 500 santri, Ramadhan menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Safari Jumat tersebut digelar di Mushola Ponpes Darul Ikhsan, Jalan Raya Menganti, Dusun Krajan, Kecamatan Menganti, Jumat (18/9/2026). Kegiatan sekaligus menjadi ajang silaturahmi Kapolres Gresik dengan pengasuh ponpes, KH Drs Mulyadi, M.M, yang juga Ketua NU Gresik.
Dalam kesempatan itu, Ramadhan menyampaikan sejumlah hal yang perlu diwaspadai para santri, mulai dari paham radikalisme, penyalahgunaan narkoba hingga penggunaan media sosial dan gadget.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegiatannya yang pertama melaksanakan Safari Jumat. Dalam kegiatan tersebut, kami juga bersilaturahmi dengan Ketua NU Gresik, yaitu K.H. Mulyadi, di mana dalam kegiatannya kami mengisi pesan-pesan Kamtibmas terhadap santriwan dan santriwati yang ada di Ponpes Darul Ihsan," kata Ramadhan.
Ramadhan mengatakan perkembangan teknologi membuat akses terhadap berbagai informasi maupun barang melalui internet semakin mudah. Karena itu, dia mengingatkan para santri agar bijak menggunakan telepon seluler dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.
"Beberapa hal yang kami sampaikan yaitu terkait dengan pertama, radikalisme. Paham-paham radikalisme yang memasuki daerah-daerah kawasan tren jangan sampai terjadi. Terkait dengan juga narkoba, antisipasi narkoba. Dan yang terakhir tentunya penggunaan media sosial ataupun gadget secara bertanggung jawab," jelasnya.
Ramadhan juga menyinggung pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Cerme. Dalam kasus tersebut, polisi mengungkap dugaan peredaran narkoba yang disebut berasal dari Thailand dan akan diedarkan di Indonesia.
Dia meminta para santri tidak mencoba-coba narkoba. Selain merusak kesehatan dan masa depan, penyalahgunaan narkoba juga dapat menyeret seseorang ke persoalan hukum.
"Gunakan HP secara bertanggung jawab, jangan sampai terpengaruh oleh hal-hal yang negatif. Kita harus bisa menjadi polisi bagi diri sendiri, mulai dari AKP sampai AKBP selalu saya ingatkan kepada warga," ujar Ramadhan.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas polisi. Masyarakat juga memiliki peran untuk menjaga diri dan lingkungan dengan menghindari perbuatan yang dapat mengganggu Kamtibmas.
"Jangan sampai berbuat jahat atau negatif. Allah ada di mana-mana," imbuhnya.
Safari Jumat kemudian ditutup dengan doa dan foto bersama. Ramadhan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan Kabupaten Gresik melalui jargon 'Jogo Gresik'.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB hingga 12.30 WIB tersebut berjalan aman, lancar dan kondusif.
