Polda Jatim menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026. Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce.
Melalui momentum tersebut, Korps Bhayangkara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak dan membangun budaya hidup sehat. Dalam amanatnya, Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan investasi penting bagi masa depan bangsa.
"Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Melalui olahraga, kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh, yakni membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang," kata Pasma saat membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir serta diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Jatim, Kamis (10/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi dengan 1 bintang di pundaknya itu menjelaskan tema Haornas tahun ini yakni "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!". Menurut dia, harus dijadikan gerakan nasional sekaligus agenda pembangunan lantaran olahraga menjadi pilar penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat agar lebih produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
"Keberhasilan pembangunan olahraga tidak semata-mata diukur dari banyaknya event yang digelar. Lebih dari itu, indikator utamanya adalah perubahan perilaku masyarakat yang semakin rutin berolahraga dan meningkatnya tingkat kebugaran," ujarnya.
Pasma juga menekankan pentingnya akses olahraga yang berkeadilan bagi seluruh kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, lansia, hingga penyandang disabilitas. Menurut dia, budaya olahraga yang kuat di masyarakat akan menjadi fondasi lahirnya prestasi di kancah nasional maupun internasional.
"Atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga. Karena itu, budaya olahraga, prestasi, dan industrinya harus dibangun sebagai satu ekosistem yang utuh," imbuhnya.
Ia lantas mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengubah kebiasaan hidup dari pasif menjadi aktif, dan dari bugar menjadi produktif demi mewujudkan Indonesia yang tangguh.
Pemerintah daerah diharapkan menjadi motor utama dalam menciptakan ekosistem olahraga dengan dengan menyediakan ruang publik yang inklusif, fasilitas olahraga yang memadai, jalur pedestrian, jalur sepeda, serta menggalakkan program seperti Car Free Day.
"Indonesia yang bugar tidak dibangun oleh satu kementerian, melainkan oleh seluruh bangsa. Mari jadikan Haornas 2026 sebagai momentum perubahan menuju masyarakat yang aktif dan bugar. Mulailah bergerak dari sekarang," tutur eks Kapolrestabes Surabaya itu.
