Satlantas Polrestabes Surabaya Raih Terbaik Kelola Lalin di Stasiun

Satlantas Polrestabes Surabaya Raih Terbaik Kelola Lalin di Stasiun

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Senin, 10 Agu 2026 21:45 WIB
Dirlantas Polda Jatim Kombes Rahmat Hakim memberikan penghargaan kepada Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya
Dirlantas Polda Jatim Kombes Rahmat Hakim memberikan penghargaan kepada Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Satlantas Polrestabes Surabaya meraih penghargaan dari Polda Jatim atas penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas terbaik di kawasan stasiun selama Operasi Ketupat Semeru 2026. Penilaian dilakukan terhadap pengelolaan arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Rahmat Hakim mengatakan Satlantas Polrestabes Surabaya meraih penilaian terbaik dalam kategori 'Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Stasiun'. Menurutnya, jajaran Satlantas Polrestabes Surabaya dinilai sukses mengatur arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Rahmat mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja Satlantas Polrestabes Surabaya dalam mengelola lalu lintas di kawasan stasiun. Selama operasi berlangsung, pengaturan lalu lintas dinilai mampu menjaga arus kendaraan tetap lancar, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penilaian ini merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Kami melihat bagaimana manajemen dan rekayasa lalu lintas diterapkan untuk memberikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas transportasi kereta api," kata Rahmat dalam keterangannya, Senin (10/8/2026) dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas di Batu Suki Hotel, Senin (8/8/2026).

ADVERTISEMENT

Penilaian dilakukan Ditlantas Polda Jatim selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Aspek yang dinilai meliputi penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas di sejumlah kawasan stasiun yang menjadi titik pergerakan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Rahmat berharap pengalaman selama Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat menjadi bahan evaluasi bagi Satlantas Polrestabes Surabaya. Hal itu penting untuk menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat pada momentum libur dan perayaan besar berikutnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan terdapat tiga stasiun utama yang menjadi perhatian, yakni Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi, dan Stasiun Wonokromo.

Ketiga stasiun tersebut memiliki aktivitas penumpang yang cukup tinggi sehingga membutuhkan pengaturan lalu lintas yang efektif, terutama saat terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pengaturan lalu lintas di kawasan stasiun akan terus kami evaluasi agar mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar," ujarnya.

Galih mengatakan pengelolaan lalu lintas di kawasan stasiun membutuhkan kesiapan personel serta rekayasa yang menyesuaikan kondisi di lapangan.

Meski mendapat penghargaan, dia menegaskan jajarannya tidak ingin berpuas diri. Pengalaman selama Operasi Ketupat Semeru 2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat pada momentum libur serta perayaan besar berikutnya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads