Ditres PPA dan PPO Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan, perdagangan orang hingga ancaman kejahatan di ruang digital. Hal tersebut dilakukan dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Ganis Setyaningrum mengatakan, anak merupakan aset sekaligus investasi terbesar bangsa yang harus dijaga bersama. Supaya dapat tumbuh menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bagi masa depan Indonesia. Mereka berhak memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, perdagangan orang, perundungan, diskriminasi, maupun kejahatan di ruang digital," kata Ganis dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ganis menjelaskan, ajakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema "Semangat Jogo Jawa Timur, Lindungi Anak Menuju Indonesia Emas".
Menurut dia, semangat 'Jogo Jatim' tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum ketika terjadi tindak pidana terhadap anak, tetapi juga dengan menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
"Melalui semangat 'Jogo Jawa Timur', kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita," ujarnya.
Eks Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak itu menilai menjaga bukan hanya ketika anak - anak menghadapi bahaya. Tetapi juga dengan menciptakan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang mereka.
"Orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dunia usaha hingga pemerintah memiliki peran yang sama penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, " imbuhnya.
Ganis juga menegaskan, perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Ditres PPA dan PPO Polda Jatim akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan terhadap setiap tindak pidana yang melibatkan perempuan dan anak.
Polisi dengan 3 melati di pundaknya itu menerangkan upaya preventif melalui edukasi serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat guna mencegah terjadinya kekerasan sejak dini. Selain menyampaikan pesan kepada masyarakat, Kombes Ganis juga mengajak anak-anak agar tidak takut melapor apabila menjadi korban maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan.
"Teruslah belajar, berani bermimpi, berprestasi, dan jadilah pribadi yang berakhlak mulia. Jangan takut untuk berbicara apabila mengalami atau melihat kekerasan. Kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk melindungi kalian. Berani bicara, selamatkan sesama," tutur Ganis.
Ganis berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Menurut dia, masa depan Jawa Timur dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang hari ini dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan menjadi generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
"Jogo Jawa Timur, Jogo Anak Indonesia. Anak Terlindungi, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045," tutupnya.
