Tim bola basket Polda Jawa Timur menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kapolri Cup 2026. Tim yang diperkuat dan dimotori Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing itu sukses meraih posisi runner-up pada kategori antar-instansi.
Turnamen Kapolri Cup 2026 digelar dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Hall Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta Selatan, pada 6-14 Juli 2026.
Pada partai final, tim basket Polda Jatim harus mengakui keunggulan Telkom Indonesia yang keluar sebagai juara. Meski gagal membawa pulang gelar juara, penampilan tim Polda Jatim sepanjang turnamen mendapat apresiasi berkat permainan yang konsisten sejak fase penyisihan hingga babak puncak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Christian Tobing mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan Kapolda Jawa Timur bersama jajaran Pejabat Utama Polda Jatim, serta kerja keras seluruh pemain dan official selama masa persiapan hingga pertandingan.
"Prestasi yang diraih tim basket Polda Jawa Timur menjadi kebanggaan bagi kami. Hasil ini menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam melaksanakan tugas kepolisian, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga," kata Christian dalam keterangannya, Senin (20/7/2026)
"Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan potensi dan menjaga semangat sportivitas," imbuh Christian.
Kapolri Cup 2026 tidak hanya mempertandingkan kategori antar-instansi, tetapi juga kategori antar-SMA putra-putri dan antar-komunitas. Ajang tersebut menjadi wadah untuk mempererat soliditas, kebersamaan, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan peserta.
Dalam sambutannya saat penutupan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan bahwa Kapolri Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga. Menurutnya, turnamen ini juga menjadi sarana membentuk karakter personel yang disiplin, tangguh, mampu bekerja sama, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, menilai penyelenggaraan Kapolri Cup memberikan dampak positif bagi perkembangan bola basket nasional.
"Kapolri Cup bukan hanya sebuah turnamen, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem bola basket Indonesia. Ketika pelajar, komunitas, instansi, dan berbagai elemen bisa bertanding dalam satu event, maka pembinaan, partisipasi, dan kecintaan terhadap basket akan terus tumbuh," kata Junas.
"Semakin banyak kompetisi seperti ini, semakin besar peluang kita melahirkan talenta-talenta baru untuk masa depan basket Indonesia," pungkas Junas.
(auh/abq)
