Polres Kediri meresmikan Grand Dharaka Residence 2 di Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kediri. Perumahan subsidi itu dibangun untuk memperluas akses kepemilikan rumah layak huni dengan harga terjangkau bagi masyarakat maupun anggota Polri.
Peresmian dilakukan Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji pada Rabu (15/7) didampingi Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan. Acara diawali doa bersama dipimpin KH Abubakar Abdul Jalil (Gus Ab), dilanjutkan peninjauan kawasan perumahan bersama jajaran Polres Kediri, Bhayangkari Cabang Kediri, Forkopimcam Pare, pengembang PT Langgeng Rahayu Sentosa, serta Bank BTN Kediri sebagai mitra pembiayaan.
AKBP Bramastyo mengatakan Grand Dharaka Residence 2 merupakan pengembangan tahap kedua setelah proyek sebelumnya mendapat respons positif. Menurutnya, pembangunan perumahan subsidi menjadi salah satu upaya menyediakan hunian yang layak dengan harga yang masih terjangkau di tengah kenaikan harga properti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rumah merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga. Karena itu kami mendukung kolaborasi ini agar masyarakat maupun anggota Polri memiliki kesempatan mendapatkan hunian yang layak, lokasinya strategis, dan harganya tetap terjangkau," kata AKBP Bramastyo Priaji. Minggu (19/7/2026).
Perumahan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi personel Polri, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Lokasinya berada tidak jauh dari Mapolres Kediri dengan skema rumah subsidi.
Dari total 51 kavling yang dipasarkan, sebanyak 31 unit telah terjual. Rinciannya, 21 unit dibeli anggota Polri dan 10 unit oleh masyarakat umum. Dalam peresmian itu juga dilakukan penyerahan simbolis sekaligus peresmian 10 unit rumah yang telah selesai dibangun, sedangkan unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Kapolres berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan memiliki rumah subsidi sebelum ketersediaan lahan semakin terbatas.
"Kesempatan memiliki rumah subsidi seperti ini tidak datang setiap saat. Kami mengajak masyarakat maupun anggota yang membutuhkan untuk memanfaatkannya selagi masih tersedia, karena ke depan lahan untuk pembangunan perumahan akan semakin terbatas," ujar Bramastyo.
Ia menambahkan, kehadiran Grand Dharaka Residence 2 diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang ingin memiliki rumah pertama dengan skema pembiayaan yang lebih ringan. Selain membantu memenuhi kebutuhan papan, proyek tersebut juga diharapkan mendukung pertumbuhan kawasan permukiman baru di wilayah Kecamatan Pare.
