Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Sidoarjo, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu ratusan siswa baru dibekali pentingnya disiplin, literasi digital, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja.
Bertindak sebagai pembina upacara, Rofik menyampaikan bahwa masa SMA menjadi awal perjalanan baru bagi para siswa untuk membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta memiliki tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Ia menekankan 4 pilar utama yang harus dimiliki pelajar. Pertama yakni disiplin dan kepatuhan terhadap hukum, literasi digital, menghindari kenakalan remaja, serta membangun integritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Disiplin adalah fondasi utama untuk meraih kesuksesan. Karena itu, saya mengajak seluruh siswa mematuhi tata tertib sekolah dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, geng motor, penggunaan knalpot brong, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran hukum lainnya," kata Rofik kepada peserta MPLS, Senin (13/7/2026).
Rofik juga mengingatkan pentingnya literasi digital di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, pelajar harus bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah percaya hoaks, hindari ujaran kebencian, dan jangan sampai melakukan pelanggaran siber. Dunia digital harus dimanfaatkan untuk belajar, berkreasi, dan meraih prestasi," ujarnya.
Ia turut menyoroti maraknya praktik judi online yang kini menyasar kalangan remaja. Menurutnya, judi online bukan sekadar permainan, melainkan tindak kejahatan yang dapat merusak masa depan.
"Kami ingin para siswa memiliki karakter disiplin, taat hukum, dan berintegritas. Bijaklah menggunakan media sosial serta jauhi segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk judi online dan narkoba. Polresta Sidoarjo akan terus mendukung sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kriminalitas modern, sehingga para pelajar dapat fokus meraih prestasi," tegasnya.
Suasana MPLS semakin meriah ketika Wakapolresta mengajak seluruh peserta meneriakkan yel-yel penyemangat sebagai simbol komitmen membangun generasi yang berintegritas dan berprestasi.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Sidoarjo Ristiwi Peni mengapresiasi kehadiran jajaran Polresta Sidoarjo yang memberikan pembekalan kepada para peserta didik baru.
"Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Kami berharap para siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, sadar hukum, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif," pungkasnya.
