Di tengah aktivitas pelayanan pembuatan SIM di Satpas Polresta Sidoarjo, sosok Prita mencuri perhatian masyarakat. Penyandang disabilitas yang sebelumnya bekerja sebagai driver ojek online itu kini direkrut menjadi bagian pelayanan publik sebagai duta pelayanan masyarakat di Satpas Polresta Sidoarjo.
Langkah Polresta Sidoarjo tersebut dinilai menjadi bentuk nyata pelayanan publik yang inklusif sekaligus membuka ruang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan bekerja secara profesional.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing mengatakan, kehadiran Prita menjadi komitmen institusinya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin menunjukkan bahwa teman-teman difabel memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk berkarya serta memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Kombes Tobing, Selasa (19/5/2026).
Di lingkungan Satpas, Prita bertugas membantu pelayanan informasi sekaligus mendampingi masyarakat yang mengurus administrasi SIM. Keramahan dan semangatnya disebut membawa suasana positif di area pelayanan.
Prita mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan untuk bergabung dan menjadi bagian dari pelayanan publik di Polresta Sidoarjo. Baginya, kesempatan tersebut menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas juga mampu bekerja secara profesional jika diberikan ruang dan kepercayaan.
"Saya senang dan bangga bisa menjadi bagian dari pelayanan di Satpas. Semoga ini bisa memotivasi teman-teman difabel lainnya agar tetap percaya diri dan terus berkarya," kata Prita.
Program pelayanan inklusif Polresta Sidoarjo juga mendapat apresiasi dari masyarakat maupun komunitas disabilitas. Selain merekrut petugas difabel, Polresta Sidoarjo turut melengkapi fasilitas ramah disabilitas seperti akses kursi roda, jalur khusus, hingga ruang pelayanan yang lebih nyaman bagi penyandang disabilitas.
(auh/hil)











































