Kapolres Kediri Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Ini Pesannya

Kapolres Kediri Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Ini Pesannya

Andhika Dwi - detikJatim
Kamis, 30 Apr 2026 22:00 WIB
Polres Kediri gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Polres Kediri gelar Apel Sabuk Kamtibmas (Foto: Istimewa)
Kediri -

Ratusan elemen masyarakat dari berbagai latar belakang berkumpul dalam Apel Besar Sabuk Kamtibmas di lapangan belakang Mapolres Kediri. Kegiatan ini mempertemukan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga organisasi kemasyarakatan dalam satu barisan pengamanan berbasis kolaborasi.

Sebanyak 320 peserta terlibat, terdiri dari personel Kepolisian serta perwakilan Banser, Senkom, komunitas ojek online (ojo), perguruan silat, hingga kelompok masyarakat lainnya. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan pendekatan keamanan yang mengedepankan peran aktif masyarakat sebagai mitra strategis.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji selaku pimpinan apel membacakan amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto sekaligus menegaskan bahwa penguatan sinergi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sabuk Kamtibmas menjadi bagian penting dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus sebagai pengikat antar elemen masyarakat agar tetap solid menjaga wilayah tetap kondusif," kata AKBP Bramastyo Priaji kepada detikJatim, Kamis (30/4/2026).

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menyinggung berbagai potensi kerawanan yang perlu diantisipasi bersama, mulai dari konflik sosial, penyebaran hoaks, hingga dinamika aksi massa yang berpotensi disusupi kepentingan tertentu.

ADVERTISEMENT

Lebih jauh, Kapolda Jatim menekankan bahwa keamanan yang terjaga akan berdampak langsung pada sektor lain, termasuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Ketika situasi aman, aktivitas masyarakat berjalan lancar, investasi tumbuh, dan roda ekonomi bergerak. Ini yang harus dijaga bersama," lanjut AKBP Bramastyo.

Apel juga diwarnai dengan deklarasi bersama serta penandatanganan komitmen menjaga keamanan wilayah. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian paket sembako kepada peserta sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam Sabuk Kamtibmas diharapkan terus berlanjut hingga ke tingkat desa dan komunitas, sehingga upaya menjaga keamanan tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads